Bambang Irianto, yang memimpin Madiun setelah Kokok Raya, juga ikut terseret kasus korupsi pembangunan Pasar Besar Kota Madiun tahun anggaran 2009–2012.
Selain itu, Bambang juga dijerat kasus gratifikasi dan pencucian uang, hingga akhirnya divonis hukuman 6 tahun penjara serta denda Rp1 miliar pada tahun 2017.
Dengan demikian, Maidi menjadi wali kota ketiga yang tersandung perkara korupsi dalam beberapa dekade terakhir.
Penetapan Maidi sebagai tersangka korupsi memicu reaksi dari berbagai pihak.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan dukungannya kepada proses hukum yang tengah berjalan dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada KPK.
Pengamat menilai kasus korupsi yang terungkap di Madiun ini menjadi momentum penting untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan di daerah sekaligus peringatan bagi pejabat publik lainnya agar menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan tugasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Kompak! Deretan Ayah-Anak yang Ditangkap KPK Gara-gara Korupsi, Terbaru, Bupati Bekasi Ade Kuswara-HM Kunang
Larangan ke Luar Negeri Segera Berakhir, KPK Tetap Optimistis Kasus Dugaan Korupsi Haji Segera Rampung
Heboh Kabar Kementerian Kehutanan Digeledah Kejagung, Diduga Terkait Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Konawe Utara
Sejumlah Wanita Masuk Pusaran Kasus Korupsi BJB Ridwan Kamil, Safa Marwah Yakin Tak Akan Ikut Dipanggil KPK Karena Alasan Ini
Tok! KPK Resmi Menetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Dulu Ajak Lawan Korupsi, Gus Yaqut Kini Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji