Minggu, 19 Juli 2026

5 Fakta Pertemuan PBNU di Surabaya, Gus Yahya Tegaskan Semua Persoalan Internal Selesai dan Kepengurusan Kembali Solid

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Senin, 29 Desember 2025 | 08:00 WIB
Fakta pertemuan pengurus PBNU di Surabaya. (Instagram/yahyacholilstaquf)
Fakta pertemuan pengurus PBNU di Surabaya. (Instagram/yahyacholilstaquf)

SketsaNusantara.id - Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf menyampaikan pernyataan penting di Surabaya. Ia menegaskan persoalan internal PBNU telah berakhir. Penegasan itu disampaikan usai pertemuan pimpinan.

Pertemuan berlangsung di Pondok Pesantren Miftachussunnah, Surabaya, Jawa Timur. Agenda digelar pada Minggu, 28 Desember 2025. Sejumlah pimpinan PBNU hadir langsung.

Forum tersebut menjadi lanjutan dari pertemuan sebelumnya di Kediri. Kesepakatan awal telah dicapai di Pondok Pesantren Lirboyo. Surabaya menjadi momentum penguatan kebersamaan.

Baca Juga: Mahfud Bongkar Akar Konflik PBNU dan Bisnis Tambang: 'Bukan PBNU, PTNU'

Berikut rangkaian fakta yang terungkap dari pertemuan pimpinan PBNU di Surabaya.

1. Urusan Internal Sudah Selesai

Fakta pertama, Gus Yahya menyatakan seluruh persoalan internal telah selesai. Ia menegaskan organisasi kembali pada semangat kebersamaan. Tidak ada lagi konflik yang dibicarakan.

“Semua hal yang kemarin menjadi persoalan, kita anggap sudah lewat, sudah tidak ada, dan kita kembali lagi kepada kebersamaan,” ujar Yahya Cholil Staquf.

Baca Juga: KPK Akan Periksa PBNU Terkait Dugaan Aliran Rp100 Miliar dari Kasus Mardani H. Maming, Dokumen Audit 2022 Jadi Dasar Penelusuran

2. Pertemuan Lirboyo Jadi Rujukan Utama

Fakta kedua, pertemuan Surabaya merupakan penegasan kesepakatan Kediri. Agenda ini tidak berdiri sendiri. Hasil pertemuan Lirboyo menjadi rujukan utama.

Gus Yahya menyebut pertemuan ini sebagai penguatan komitmen bersama. Kesepakatan sebelumnya ditegaskan kembali. Mandat organisasi menjadi dasar kebersamaan.

3. Pertemuan Sederhana

Fakta ketiga, pertemuan berlangsung secara sederhana. Agenda diisi selawat dan silaturahim. Fokus diarahkan pada penguatan ikatan antar pimpinan.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X