“Ya Alhamdulillah, silaturrahim ini adalah momentum untuk mengukuhkan apa yang telah disepakati di Lirboyo pada hari Kamis yang lalu,” ujarnya.
4. Kepengurusan Tetap Berjalan
Fakta keempat, Gus Yahya menegaskan kepengurusan PBNU tetap berjalan bersama. Tidak ada perubahan arah kepemimpinan. Mandat organisasi tetap dijalankan hingga akhir.
Ia menekankan bahwa sejak awal para pimpinan berangkat bersama. Komitmen tersebut disebut tetap terjaga. Kesepakatan Lirboyo menjadi pijakan bersama.
5. Tidak Ada Perubahan Struktur
Fakta kelima, tidak ada perubahan struktur kepengurusan PBNU. Posisi Sekretaris Jenderal dipastikan tetap. Struktur organisasi berjalan seperti semula.
Gus Yahya menyatakan fokus saat ini adalah kembali bersama. Seluruh jajaran diminta menjaga kebersamaan. Konsolidasi dinyatakan telah selesai.
Pertemuan di Surabaya dihadiri sejumlah tokoh PBNU. Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar turut hadir. Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf juga mengikuti pertemuan.
Katib Aam PBNU Prof. Muhammad Nuh hadir bersama pengurus Syuriyah dan Tanfidziyah. KH Anwar Mansyur dan KH Idris Hamid turut menghadiri agenda tersebut.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Putri Gus Dur, Alissa Wahid Tanggapi Konflik PBNU Hingga Tuntut Gus Yahya Mundur Sebagai Ketum: Perbedaan Pendapat Itu Rahmat
Sah? Gus Yahya Resmi Dipecat dari Jabatan Ketua Umum PBNU
Isi Surat Edaran Pemecatan Gus Yahya dari Jabatan Ketua Umum PBNU
Siapa Ketua Umum PBNU yang Baru Jika Gus Yahya Benar-benar Dipecat?
PB PMII Nyatakan Sikap Kemandirian Organisasi di Tengah Memanasnya Dinamika PBNU