SketsaNusantara.id - Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, menjadi sorotan publik setelah unggahan videonya saat meninjau lokasi banjir bandang di Koto Panjang Ikur Koto, Padang, Sumatra Barat beredar luas melalui akun Instagram resminya @zul.hasan.
Kehadirannya di tengah proses evakuasi dan bantuan korban bencana tidak hanya memunculkan empati, tetapi juga menimbulkan perdebatan luas di ruang publik.
Dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan pertama, Zulkifli Hasan membuka caption dengan kalimat penuh refleksi tentang rapuhnya kehidupan.
“Di tengah genangan yang menelan jejak kehidupan, kita kembali diingatkan betapa rapuhnya segalanya,” tulisnya. Kalimat tersebut mempertegas atmosfer duka yang menyelimuti wilayah terdampak bencana di Sumatera Barat.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa bencana tersebut bukan hanya merusak fisik bangunan, tetapi juga meninggalkan luka emosional.
“Di Padang, air bah bukan hanya merusak rumah tapi juga merenggut tawa, kenangan, dan rasa aman,” tambahnya. Kutipan tersebut menggambarkan kesedihan mendalam yang dialami para korban bencana.
Dalam kesempatan kunjungannya, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan langkah pemulihan yang signifikan dan menyeluruh.
“Semoga setiap langkah pemulihan membawa kembali harapan bagi mereka yang kehilangan. In syaa Allah, Pemerintah akan bangun kembali rumah rumah itu,” tulisnya.
Unggahan itu juga memperlihatkan Zulkifli Hasan berjalan di tengah warga, membagikan bantuan sembari menyapa masyarakat.
Pada unggahan lain yang di-posting beberapa jam kemudian, Zulkifli Hasan mengungkapkan kesedihan mendalam atas kondisi warga terdampak.
“Pedih mendalam atas rumah yang rata dan saudara kita yang kehilangan keluarga,” tulisnya.
Artikel Terkait
Ahli ITB Ungkap Penyebab Banjir Bandang dan Longsor di Sumut, Aceh dan Sumbar, Bukan hanya Siklon Tropis Senyar?
Update Data Korban Bencana Banjir dan Longsor Sumatera, 166 Orang di Sumut Meninggal Dunia
Presiden Rusia Vladimir Putin Ucapkan Rasa Belasungkawa Atas Bencana Banjir yang Melanda Pulau Sumatera
Banjir dan Longsor Meluas di Sumatera, Pemerintah Utamakan Pemulihan Daerah dan Respons Korban di Tengah Risiko Siklon dan MCC
Pengakuan Korban Banjir Pelaku Penjarahan Minimarket, Terpaksa Ambil 3 Bungkus Mie Instan untuk Anak hingga Janji Akan Membayar
Beda Pendapat dengan Kemenhut, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu Tegaskan Ribuan Kayu Gelondongan yang Tersapu Banjir Hasil Illegal Logging