SketsaNusantara.id - Polemik pemberian gelar pahlawan kepada mendiang presiden Indonesia ke-2, Soeharto masih terus bergulir.
Menjelang Hari Pahlawan pada 10 November, kabar pemberian gelar tersebut kian menguat.
Hal ini memicu kembali perdebatan publik yang beberapa di antaranye menolak rencana pemberian gelar pahlawna kepada Soeharto.
Baca Juga: Hasan Nasbi Nilai Soeharto Layak Jadi Pahlawan Nasional, Sebut Semua Pemimpin Punya Salah dan Jasa
Amnesty International Indonesia, organisasi non-profit yang aktif mengkampanyekan pemenuhan hak asasi semua orang memberikan 5 alasan mengapa Soeharto bukan seorang pahlawan.
Hal tersebut disampaikan Amnesty International Indonesia lewat akun X-nya @amnestyindo pada 7 November 2025 lalu.
“Simak #TheRightsFacts: 5 Alasan Mengapa Soeharto Bulan Pahlawan,” tulis akun @amnestyindo.
Dalam utas tersebut, Amnesty International Indonesia menyinggung laporan dari PBB dan Bank Dunia.
Tak hanya itu, Undang-undang juga menjadi salah satu alasan yang disebutkan Amnesty International Indonesia dalam utasnya.
Dan berikut ini 5 alasan mengapa presiden Soeharto bukan pahlawan sebagaimana dilansir SketsaNusantara.id dari akun X @amnestyindo.
1. Praktik Korupsi dan Otoritarian
Artikel Terkait
Salah Satunya Mahfud MD, Inilah 10 Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri yang Dilantik Presiden Prabowo
2 Hari Pelatihan di Puger dan Gumukmas, PMI Jember Bentuk Generasi Muda Tangguh Bencana
Perjalanan Hidup dan Karier Mantan Ketua KPK Antasari Azhar yang Tutup Usia di 72 Tahun
3 Program Prioritas Jember di Tahun 2025, Pemkab Jember Sasar Pendidikan Infrastruktur hingga Siapkan Banyak Event
Pedagang Thrifting Keluhkan Rencana Kebijakan Purbaya Yudhi Sadewa Larang Impor Baju Bekas: Kalau Tutup, Kami Mau Makan Apa?
Warga Jember Heboh, Uang Palsu Pecahan Rp100 Ribu Diduga Beredar di Jember Selatan, Netizen: Nomor Serinya...
Perjuangan Berbuah Manis, Zidan Disabilitas Viral yang Diinterview Pramono Anung Resmi Diterima Kerja di PT Transjakarta