SketsaNusantara.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan sejumlah laporan yang diterima layanan aduan ‘Lapor Pak Purbaya’.
Meksi baru berusia 10 hari, layanan yang diluncurkan pada 15 Oktober 2025 ini telah menerima beragam laporan dari masyarakat.
Beberapa di antaranya sempat jadi sorotan, yakni tudingan terhadap pegawai Bea Cukai yang dilaporkan nongkrong di kedai kopi setiap hari.
Dalam pernyataan resminya di kantor Kementerian Keuangan, Purbaya membacakan sejumlah laporan yang diterima.
Salah satunya penyeludupan kontainer garmen yang diduga disertai transaksi penyuapan.
“Kasus kontainer berisi seludupan garmern dari batam, dugaan suap Rp20 juta per kontainer, nggak bener itu? Oh ini lagi didalami,” ujarnya.
Kendati demikian, dari aduan yang diterima, Purbaya mengatakan adanya laporan yang tidak sesuai fakta setelah dilakukan verifikasi.
Satu di antaranya yakni tudingan terhadap pegawai Bea Cukai yang sempat disorot beberapa waktu lalu.
Setelah dilakukan pengecekan dan verifikasi, laporan tersebut tidak terbukti.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Ungkap Alasan Rekrut Hacker Indonesia untuk Amankan Coretax: Mereka...
Sementara itu, laporan yang terbukti benar yakni mengenai tindakan tak wajar salah satu oknum pegawai pajak di KPP Tigaraksa.
Artikel Terkait
Siapa yang Kendalikan Whoosh? Mahfud MD Ungkap Pejabat Strategis Proyek Didominasi China Meski Saham RI 60 Persen
Prabowo Subianto Tuai Kritik Tajam Wacana Memasukkan Bahasa Portugis pada Kurikulum Sekolah, Pengamat Pendidikan: Penting Banget?
Tito Karnavian Luruskan soal Dana Mengendap, Ungkap Selisih Rp18 Triliun dengan Data Menkeu
Workshop Kepenulisan LTN PCNU Jombang, Sebut KH Hasyim Asy'ari Tokoh Literasi Yang Telah Menulis 23 Judul Kitab dan Risalah
Bandara Dhoho Kembali Beroperasi, Super Jet Air PP Jakarta-Kediri 3 Kali Seminggu, Bupati Kediri: Piye Jos Jis To?
4 Fakta Anjloknya KA Purwojaya Rute Gambir-Cilacap di Bekasi, Kronologi, Pernyataan KAI hingga Jumlah Korban