SketsaNusantara.id - Kereta Api (KA) Purwojaya dengan nomor rangkaian KA 58F dilaporkan anjlok di Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Bekasi pada Sabtu siang, 25 Oktober 2025.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 14.25 WIB ini dibenarkan oleh pihak Kereta Api Indonesia (KAI) lewat akun media sosialnya.
Akibat insiden tersebut, sejumlah perjalanan kereta api lainnya mengalami keterlambatan.
Baca Juga: Detik-detik Mencekam! KA Commuter Line Jenggala Gagal Berhenti di Stasiun Sidoarjo, Penumpang Panik
Lewat Akun X resminya, KAI menyampaikan permohonan maaf hingga kondisi KA Purwojaya usai insiden tersebut.
“PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan perjalanan yang terjadi akibat kondisi ini,” tulis akun @KAI121 sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id.
Video detik-detik anjloknya KA Purwojaya juga sempat beredar di media sosial yang memperlihatkan gerbong terakhir tiba-tiba lepas saat tengah melintas.
1. Kronologi
Insiden anjloknya KA Purwojaya terjadi saat rangkaian kereta melintasi emplasemen Stasiun Kedunggedeh kilometer 56+1/2, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Berdasarkan video yang beredar, terlihat dua gerbong paling belakang KA Purwojaya anjlok keluar dari rel.
Bahkan sempat terekam pula detik-detik bogie roda kereta pembangkit terlepas.
Masinis pun segera melaporkan insiden tersebut kepada petugas Stasiun Kedunggedeh yang kemudian segera menurunkan tim yang terdiri dari Polisi Khusus Kereta Api, Tim Jalan Rel hingga Sarana Daop 1 Jakarta.
Artikel Terkait
Kado Terindah Hari Santri, Presiden Prabowo Restui Pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren, Apa Fungsinya?
Sorotan Tajam Anies Baswedan atas Klaim Presiden Prabowo Angka Kemiskinan dan Pengangguran Turun: Lah Kok Bisa?
Menkeu Purbaya Ungkap Alasan Rekrut Hacker Indonesia untuk Amankan Coretax: Mereka...
Coretax Disebut Produk Gagal: Menkeu Purbaya Ungkap Dugaan Tak Ada Uji Coba dan Kualitas Lemah
Menkeu Purbaya 'Ngamuk' Usai Pergoki Rp234 T Uang Negara Nganggur di Bank, 7 Provinsi Ini Diduga Jadi Biang Keroknya
Bandara Dhoho Kembali Beroperasi, Super Jet Air PP Jakarta-Kediri 3 Kali Seminggu, Bupati Kediri: Piye Jos Jis To?