SketsaNusantara.id – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 menjadi momen bersejarah dan penuh suka cita bagi seluruh ekosistem pesantren di Indonesia.
Dengan mengusung tema "Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia", peringatan hari santri kali ini istimewa.
Tepat di Hari Santri, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dalam sambutannya memberikan kado istimewa sebagai langkah konkret pemerintah untuk memperkuat ekosistem pendidikan keagamaan berbasis pesantren.
"Saya menyampaikan bahwa saya telah merestui usulan dibentuknya Direktorat Jenderal Pesantren," ungkap Prabowo dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Sekretariat Presiden.
"Ini menunjukkan prioritas strategis pemerintah untuk semakin memperhatikan, melindungi, memperkuat dan meningkatkan kesejahteraan pondok pesantren," imbuh presiden.
Kepala negara menegaskan bahwa ia telah merestui pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren (Ditjen Pesantren) dibawah Kementrian Agama (Kemenag).
Keputusan ini merupakan keputusan strategis yang telah lama dinantikan oleh komunitas pesantren dan diwujudkan secara resmi oleh Presiden Prabowo dalam sambutannya pada puncak peringatan Hari Santri Nasional.
Restu ini disebut sebagai wujud nyata komitmen tertinggi negara dalam menguatkan peran dan eksistensi lembaga pendidikan keagamaan tertua di Indonesia tersebut.
Pembentukan Ditjen Pesantren dinilai sebagai langkah tepat untuk mengangkat status pengelolaan pesantren.
Jika sebelumnya, urusan pesantren hanya ditangani oleh direktorat setingkat eselon II di Kemenag, yang jangkauan kerjanya dinilai terbatas, padahal jumlah pesantren di Indonesia mencapai puluhan ribu.
Dengan berubah status menjadi Direktorat Jenderal, Kemenag akan memiliki perangkat kerja yang lebih luas, sistem yang lebih terkoordinasi, dan anggaran yang lebih besar.
Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menempatkan pesantren sebagai lembaga pendidikan keagamaan sekaligus benteng moral bangsa yang memiliki prioritas strategis dalam pembangunan nasional.
Artikel Terkait
Buya Yahya Sindir Pandangan Keliru soal Santri Bersimpuh di Depan Guru: 'Kalau dengan Benci, yang Baik pun Jadi Buruk'
Peringati Resolusi Jihad, Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Seblak Jombang Kerahkan Ribuan Peserta untuk Kirab Hari Santri
Peringati Hari Santri Nasional, Kiai di Jombang Serukan Umat Islam Harus Tetap Jaga Kerukunan
Sejarah Hari Santri Nasional, Peran KH Hasyim Asy’ari di Balik Tanggal 22 Oktober hingga Ponpes Babussalam di Malang
Apel Hari Santri Nasional, Gubernur Jatim Ajak Siswa SMKN 1 Klabang Bondowoso Jaga Spirit Jihad Kebangsaan