Minggu, 19 Juli 2026

Peringati Hari Santri Nasional, Kiai di Jombang Serukan Umat Islam Harus Tetap Jaga Kerukunan

Photo Author
As'ad Choirudin, Sketsa Nusantara
- Selasa, 21 Oktober 2025 | 20:50 WIB
Suasana pengajian Seloso Legi yg diselenggarakan pengurus NU Kecamatan Diwek, Jombang. (SketsaNusantara.id)
Suasana pengajian Seloso Legi yg diselenggarakan pengurus NU Kecamatan Diwek, Jombang. (SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Pengajian rutin Seloso Legi digelar di Masjid Al-Ikhlas Dusun Butuh, Desa Pandanwangi, Diwek, Jombang, Selasa 21 Oktober 2025. Setidaknya dua ribu jamaah menghadiri kegiatan ini.

Acara digelar oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Diwek. Pengajian ini salah satu rangkaian peringatan hari santri nasional di Kecamatan Diwek.

Tampak hadir sebagai undangan Camat Diwek, Kapolsek, Danramil, dan Kepala Desa Pandanwangi. Di samping jajaran pengurus MWCNU Diwek beserta lembaga, badan otonom dan pengurus ranting juga tampak hadir.

Baca Juga: China Bela Proyek Whoosh di Tengah Sorotan Utang, Tegaskan Siap Fasilitasi dan Dorong Ekonomi Indonesia

Camat Diwek Agus Sholahuddin mengapresiasi kegiatan positif ini. "Agar masyarakat Diwek makin rukun dengan silaturahmi," ujarnya.

Ketua MWCNU Diwek KH Hamdi Sholeh mendorong para jamaah agar selalu melaksanakan ajaran lslam. "Terutama dalam membayar zakat," pesannya.

KH Hamdi menjelaskan, ini karena zakat sebagai sarana mensucikan diri dan hati. "Aturannya juga jelas dalam kitab Al Tahdzib. Zakat harus diberikan kepada delapan golongan," imbuhnya.

Baca Juga: Baru 52 Hari Menikah dan Kerap Pamer Kemesraan, Clara Shinta Isyaratkan Perpisahan dengan Muhammad Alexander Assad, Ini Alasannya...

Ia juga mengajak para jamaah menyemarakkan peringatan hari santri di Diwek. "Pengajian Seloso Legi ini termasuk rangkaian peringatan hari santri, besok siang dilanjut dengan apel dan kirab dari kantor MWCNU Diwek menuju Pesantren Tebuireng," imbuhnya.

Pihak MWCNU Diwek juga memberikan cindera mata kepada beberapa ketua pengurus ranting NU. "Ini berupa papan nama NU agar organisasi ini makin kuat di desa Panjenengan (Anda, red)," tegasnya.

Sementara, dalam sesi mauidzah hasanah, KH Nurhadi mengingatkan jamaah agar terus taat kepada ulama. "Meski beberapa hari ini ada kiai sepuh difitnah oleh salah satu media televisi," ujarnya.

Baca Juga: Prabowo Ingin Uang Korupsi Dipakai untuk Beasiswa LPDP, Purbaya Sebut Belum Bisa Sekarang

Kiai muda akrab disapa Mbah Bolong ini menegaskan, umat lslam harus tetap rukun. "Khususnya jamaah NU, ayo monggo doakan beliau-beliau kiai sehat dan kuat menghadapi fitnah ini," imbuhnya.

Mustasyar PCNU Kabupaten Jombang ini menambahkan rasa syukur bagi warga Kecamatan Diwek. "Karena masyarakatnya terkenal rukun dan banyak tokoh besar lahir dari bumi Kecamatan Diwek," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X