Kamis, 4 Juni 2026

4 Update Kasus Pencemaran Cesium-137 di Cikande, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Singgung Impor Skrap Baja dan Besi

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 15 Oktober 2025 | 10:01 WIB
Ilustrasi update kasus pencemaran zat radioaktif di Cikande (Freepik/ ArtPhoto_studio)
Ilustrasi update kasus pencemaran zat radioaktif di Cikande (Freepik/ ArtPhoto_studio)

Baca Juga: Bakal Awasi 4 Perusahaan Tambang yang Beroperasi di Raja Ampat, Menteri KLH Hanif Faisol Sebut Ada Dugaan Pelanggaran Aturan?

2. Pelaku Industri Udang Cari Solusi 

Kasus pencemaran radioaktif Cesium-137 ini juga berdampak pada industri perikanan.

Di Banyuwangi, Jawa Timur, ratusan pelaku usaha udang yang tergabung dalam Forum Shrimp Fair berkumpul untukl membahas peluang ekspor ke Amerika Serikat yang sempat terganggu akibat kasus pencemaran tersebut.

Meski demikian, Kepala Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau Jepara, Supito, penemuan Cesium-137 di salah satu Unit Pengolahan Ikan di Cikande memastikan hal tersebut tidak mempengaruhi seluruh rantai produksi udang di tanah air.

“Secara teknis temuan tidak ada di lokasi bubidaya, hanya di UPI Cikande,” ujarnya saat menghadiri Forum Shrimp Fair di Banyuwangi.

Sementara itu, meski sebelumnya sempat terganggu, namun Supito menekankan bahwa peluang ekspor ke Amerika masih terbuka lebar.

Baca Juga: 4 Pernyataan Clinique Suisse dalam Somasi Mee Flome: Klinik Tempuh Jalur Hukum atas Tudingan Malpraktik dan Pencemaran Nama Baik, Ini Penjelasannya

3. Polisi Naikkan Status Kasus Pencemaran Cesium-137

Sejak tanggal 13 Oktober 2025, kasus pencemaran zat radioaktif ini telah naik ke tahap penyidikan.

Tak hanya itu, pemerintah juga tengah menelusuri kemungkinan sumber utama insiden tersebut.

Salah satunya adalah importasi skrap baja dan besi hingga kebocoran limbah.

“Upaya penelusuran sumber Cesium-137 masih terus dilakukan,” ungkap Hanif.

4. Impor Limbah Baja dan Besi Dihentikan Sementara

Usai penemuan pencemaran zat radioaktif, pemerintah memutuskan menghentikan sementara impor limbah baja dan besi.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X