2. Pelaku Industri Udang Cari Solusi
Kasus pencemaran radioaktif Cesium-137 ini juga berdampak pada industri perikanan.
Di Banyuwangi, Jawa Timur, ratusan pelaku usaha udang yang tergabung dalam Forum Shrimp Fair berkumpul untukl membahas peluang ekspor ke Amerika Serikat yang sempat terganggu akibat kasus pencemaran tersebut.
Meski demikian, Kepala Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau Jepara, Supito, penemuan Cesium-137 di salah satu Unit Pengolahan Ikan di Cikande memastikan hal tersebut tidak mempengaruhi seluruh rantai produksi udang di tanah air.
“Secara teknis temuan tidak ada di lokasi bubidaya, hanya di UPI Cikande,” ujarnya saat menghadiri Forum Shrimp Fair di Banyuwangi.
Sementara itu, meski sebelumnya sempat terganggu, namun Supito menekankan bahwa peluang ekspor ke Amerika masih terbuka lebar.
3. Polisi Naikkan Status Kasus Pencemaran Cesium-137
Sejak tanggal 13 Oktober 2025, kasus pencemaran zat radioaktif ini telah naik ke tahap penyidikan.
Tak hanya itu, pemerintah juga tengah menelusuri kemungkinan sumber utama insiden tersebut.
Salah satunya adalah importasi skrap baja dan besi hingga kebocoran limbah.
“Upaya penelusuran sumber Cesium-137 masih terus dilakukan,” ungkap Hanif.
4. Impor Limbah Baja dan Besi Dihentikan Sementara
Usai penemuan pencemaran zat radioaktif, pemerintah memutuskan menghentikan sementara impor limbah baja dan besi.
Artikel Terkait
Negara Harus Hadir! Pemerintah Kaji Usulan Pendanaan Pembangunan Pesantren dari APBN Pasca Tragedi Sidoarjo
Gaya Komunikasi Menkeu Purbaya Disorot, DPR Minta Tak Campuri Urusan Kementerian Lain dan Segera Sinkronkan Kebijakan APBN
Klarifikasi Ketua Komisi III DPRD Gorut Dheninda Chaerunnisa Usai Diduga Cibir Demonstran, Singgung Karyawan Ortu
Apa Instagram Dheninda Chaerunnisa? Profil Ketua Komisi III DPRD Gorut yang Diduga Ejek Orator, Parta hingga Kekayaan
Dinilai Profesional, SMAN 1 Kapongan Bondowoso Pilih Jasa Pawang Adem SMKN Klabang Perbaiki Sarana Sekolah
Lama ‘Hilang’, Ahmad Sahroni Tiba-tiba Muncul di Acara Wisuda Universitas Borobudur, Resmi Bergelar Doktor Hukum