SketsaNusantara.id - Gaya komunikasi Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kembali menjadi sorotan publik.
Sejak dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 8 September 2025, Purbaya dikenal dengan pernyataan yang blak-blakan dan kerap menimbulkan reaksi beragam di kalangan pejabat maupun parlemen.
Kali ini, perhatian datang dari Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun. Legislator dari Partai Golkar itu menilai Purbaya perlu memperbaiki cara berkomunikasi agar sejalan dengan etika antar-lembaga.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Tolak Bayar Utang Whoosh Pakai APBN, Istana Minta Danantara Cari Jalan Keluar
Meski mendukung kebijakan keuangan yang tengah dijalankan, Misbakhun berharap Purbaya tidak mengomentari langkah kementerian lain yang tidak menjadi domainnya.
“Pak Purbaya harus berhenti terlalu sering mengomentari kebijakan kementerian lain, fokuslah pada desain ekonomi besar yang ingin dia bangun untuk mendukung visi Presiden,” ujar Misbakhun dalam keterangan resminya, dikutip dari laman DPR pada Selasa, 14 Oktober 2025.
Sorotan Misbakhun merujuk pada pernyataan Purbaya yang kerap menanggapi kebijakan lintas kementerian, termasuk soal dana tak terserap dan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Purbaya sempat menyatakan niat untuk mengambil alih dana yang tidak terpakai di kementerian dan lembaga lain, termasuk program MBG yang belum terserap optimal.
Menurut Misbakhun, langkah tersebut memiliki dimensi politik yang harus dipertimbangkan bersama DPR.
Ia menegaskan bahwa keputusan terkait alokasi anggaran tidak bisa diambil sepihak oleh Kementerian Keuangan.
“Sama ketika kami melihat bahwa ketika tiba-tiba Pak Purbaya langsung merespons menaikkan defisit dari 2,48 menjadi 2,68. Itu kan sebenarnya harus berkonsultasi dan rapatkan dengan DPR,” imbuhnya.
Misbakhun menilai koordinasi antara DPR dan Kementerian Keuangan penting agar arah kebijakan ekonomi nasional tidak menimbulkan persepsi sepihak.
Artikel Terkait
Menkeu Purbaya Sindir Pertamina Malas Bangun Kilang, RDMP Balikpapan Diklaim Sudah 96 Persen Rampung
Anggaran Makan Bergizi Gratis Terancam Dipangkas, Menkeu Purbaya Tantang Serapan hingga Akhir Oktober 2025
Mahfud MD Angkat Topi untuk Purbaya: Berani Efisiensi, Tak Naikkan Pajak, dan Lawan Korupsi
Purbaya Suntik Rp200 Triliun ke 5 Bank Himbara, Pantau Penyaluran Dana Demi Dongkrak Pertumbuhan 5,5 Persen
18 Gubernur Geruduk Menkeu Purbaya, Protes Pemotongan TKD yang Bikin Daerah Megap-Megap