Minggu, 19 Juli 2026

4 Pernyataan Clinique Suisse dalam Somasi Mee Flome: Klinik Tempuh Jalur Hukum atas Tudingan Malpraktik dan Pencemaran Nama Baik, Ini Penjelasannya

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 7 Mei 2025 | 15:30 WIB
Potret Mee Flome yang mendapatkan somasi dari Clinique Suisse lantaran postingannya dianggap sebagai pencemaran nama baik (Instagram/mflme_)
Potret Mee Flome yang mendapatkan somasi dari Clinique Suisse lantaran postingannya dianggap sebagai pencemaran nama baik (Instagram/mflme_)

SketsaNusantara.id - Kasus dugaan malpraktik di klinik kecantikan yang dialami influencer dan selebgram Mee Flome makin memanas.

Setelah memposting kondisinya mengalami kejang-kejang dan gangguan saraf hingga koma pasca operasi di Clinique Suisse, kini Mee Flome mendapat somasi dari pihak klinik.

Somasi tersebut dilayangkan pada hari Senin, 5 Mei 2025 melalui kuasa hukum Clinique Suisse dari firma Aksioma & Partners.

Baca Juga: Plot Twist! Mee Flome Malah Kena Somasi Usai Curhat Jadi Korban Malpraktik di Clinique Suisse, Netizen Gercep Minta Bantuan Doktif hingga Hotman Paris

Dalam somasi tersebut, pihak klinik membantah tudingan malpraktik dan menilai unggahan Mee Flome di media sosial telah merusak nama baik Clinique Suisse.

Somasi yang dikirimkan Clinique Suisse menuai sorotan publik, terutama karena Mee adalah pihak pasien yang dirugikan setelah mendapat penanganan tidak profesional dari tenaga kesehatan (nakes) di klinik tersebut.

Dilansir SketsaNusantara.id dari akun Instagram @mflme_, berikut tujuh poin penting dari isi surat somasi yang dilayangkan Clinique Suisse, termasuk alasan dan tindakan terhadap terhadap Mee Flome yang dianggap pencemaran nama baik klinik.

Baca Juga: Siapa Mee Flome? Seleb TikTok Alami Koma Usai Jadi Korban Malpraktik di Klinik Kecantikan Jakarta Pusat, Sebelumnya Pernah Operasi Plastik?

1. Somasi Diajukan Karena Tuduhan Malpraktik Merusak Reputasi Klinik

Menurut pihak Clinique Suisse, pernyataan Mee Flome melalui postingan di akun TikTok @memeflome dianggap menciptakan narasi yang menuduh klinik telah melakukan malpraktik.

Dalam surat somasi disebutkan bahwa unggahan Mee Flome menimbulkan persepsi negatif yang sangat merugikan citra dan bisnis klinik tersebut.

"Berdasarkan fakta-fakta yang telah dikumpulkan oleh klien kami, pemilik akun Instagram @mflme, dan TikTok @meeflome secara berulangkali telah memposting informasi yang menimbulkan tuduhan dan persepsi yang dapat merusak nama baik usaha Clinique Suisse," tulisnya.

Baca Juga: Begini Kondisi Terakhir Mee Flome Usai Sadar dari Koma Akibat Malpraktek, Dokter Kecantikan Ini Bongkar Apa yang Terjadi

Dalam unggahannya, Mee Flome menyebut kasus ini sangat serius, mengingat ia mengalami kejang selama 12 jam hingga mengalami kerusakan saraf akibat overdosis anestesi saat operasi di Clinique Suisse.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X