Minggu, 19 Juli 2026

Isak Tangis Warnai Proses Evakuasi di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, BNPB Ingkatkan Keluarga Korban Kemungkinan Runtuhan Susulan

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Minggu, 5 Oktober 2025 | 06:30 WIB
Isak tangis warnai proses evakuasi di Ponpes Al Khoziny (X/@YahyaCStaquf)
Isak tangis warnai proses evakuasi di Ponpes Al Khoziny (X/@YahyaCStaquf)

 

SketsaNusantara.id - Proses pencarian korban ambruknya bangunan musala pondok pesantren (ponpes) Al Khoziny Sidoarjo diwarnai isak tangis.

Sejumlah keluarga korban yang diliputi kecemasan sejak beberapa hari bahkan dilaporkan mencoba menerobos masuk ke area reruntuhan.

Keluarga korban yang menanti kabar sejak berjam-jam lamanya ini berharap bisa membantu Tim SAR Gabungan dalam melakukan pencarian pada Sabtu, 4 Oktober 2025.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Pantau Proses Evakuasi Korban Reruntuhan Bangunan Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo yang Berlangsung hingga Hari ke-5

Tindakan nekat para keluarga korban yang diliputi rasa khawatir ini mendapatkan tanggapan dari

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) selaku penanggung jawab.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyebutkan bahwa keselamatan keluarga korban juga menjadi salah satu hal yang dijaga oleh timnya.

Baca Juga: 4 Fakta Terbaru Evakuasi Korban Ambruknya Musala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Tim SAR Pakai Alat Berat Usai Lewat Golden Time

Ia pun menambahkan, setiap langkah yang diambil BNPB juga telah dijelaskan kepada pihak keluarga.

“Kalau keluarga inti, orang tuanya itu sudah dijelaskan sejak hari pertama dan setiap langkah-langkah yang dilakukan oleh tim ini semua dikomunikasikan,” ujar Suharyanto di Posko Darurat pada Sabtu, 4 Oktober 2025.

Ia juga menambahkan, sikap keluarga korban yang tergesa-gesa menanti evakuasi lantaran melihat petugas di lapangan yang bergerak hati-hati.

Baca Juga: Proses Identifikasi Korban Ponpes Al Khoziny Berjalan Lambat, Tim DVI Hadapi Kendala Data Sidik Jari

“Dia (keluarga korban) meliat di lapangan, iti kok kurang banyak, ‘kok kelihatannya gak bekerja’, dan minta masuk,” imbuhnya.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X