SketsaNusantara.id - Proses pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) kini dikebut seiring rencana Presiden Prabowo menjadikannya sebagai Ibu Kota Politik pada tahun 2028.
Rencana besar itu dikuatkan lewat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah, yang diteken Presiden pada 30 Juni 2025.
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, baru-baru ini menyambangi Istana Negara untuk melaporkan perkembangan terbaru pembangunan IKN.
Dalam pertemuannya dengan Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro dan Bambang Eko Suharyanto, Basuki menyampaikan kondisi terkini proyek strategis nasional tersebut.
“Pada kesempatan ini saya melaporkan status dan progres pembangunan Ibu Kota Nusantara pasca terbitnya Perpres 79/2025,” tulis Basuki dalam akun Instagram miliknya pada Jumat, 3 Oktober 2025.
Ia menjelaskan, pembangunan IKN akan difokuskan pada kawasan pendukung pemerintahan.
Fokus utamanya adalah menuntaskan fasilitas legislatif dan yudikatif. Menurut Basuki, hal itu sesuai dengan arahan Presiden Prabowo agar rencana pemindahan pusat pemerintahan berjalan sesuai target.
“Rencana program 2026–2028 yang difokuskan pada penyelesaian kawasan legislatif dan yudikatif sesuai arahan Bapak Presiden @prabowo,” imbuhnya.
Lewat pernyataan tersebut, Basuki menegaskan keyakinannya bahwa pembangunan IKN bisa rampung sesuai jadwal. Ia optimis Nusantara siap menjalankan peran baru sebagai Ibu Kota Politik pada 2028.
“Dengan koordinasi erat bersama Kementerian Sekretariat Negara, kami optimis Nusantara dapat dipersiapkan sebagai Ibu Kota Politik Indonesia yang modern, inklusif, dan siap menjalankan sistem pemerintahan yang lengkap pada 2028,” tandasnya.
Dari sisi pembiayaan, dukungan juga datang dari Kementerian Keuangan. Pada 1 Oktober 2025, Basuki bertemu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di kantor Ditjen Pajak Kemenkeu.
Dalam pertemuan itu, disepakati tiga skema pendanaan pembangunan IKN, yaitu melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), dan Foreign Direct Investment (FDI).
Artikel Terkait
Mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair Jadi Pengawas Danantara! Terungkap Bukan Orang Baru yang Miliki Peranan Ini Terhadap IKN
Ibu Kota Negara IKN Jadi Destinasi Wisata Masyarakat Kalimantan saat Lebaran, 2 Tempat Ikonik Ini Juaranya
Viral Tulisan 'Lorem Ipsum' di Tugu Titik Nol IKN Bikin Heboh, Ternyata Bukan Sembarang Teks Acak? Intip Keunikan Sejarah dan Makna di Baliknya
Plakat 'Lorem Ipsum' di Tugu Nol Nusantara Ditutup Usai Viral, Penjelasan Otorita IKN Malah Dapat Kritikan Pedas Netizen: Buang-Buang Anggaran!
Belum Juga Beroperasi, Lokasi IKN Sudah Jadi Sarang Prostitusi Online, Cak Imin: Waduh, Masa Iya?