Selain itu, keluarga besar pelaku juga menilai bahwa Masturo adalah anak yang paling tua serta orang berpengaruh karena berstatus sebagai tokoh agama.
"Keluarga besarnya itu setiap kali mereka ada masalah, itu tidak pernah dipercaya. Apalagi Kiai Masruro ini,"
"Dia tuh anak pertama dan paling dipercaya, punya nama besar, relasinya banyak. Jadi sekeluarga ini ya percayanya sama Masturo ini terus," jelas Wulan Mustika, pendamping ZA dan SA.
Namun kata SA, ia sempat ingin memberitahu istri Masturo tentang tingkah bejat suaminya.
Tetapi SA mengurungkan niatnya karena kerap melihat istri Masturo yang mendapat perlakuan kasar.
"Terus waktu dia melakukan berulang kali, sempat mau ngomong ke (istri pelaku). Namun karena melihat perilaku ke istrinya yang kasar, jadi aku sempat takut apa aku kalau ngomong akan jadi masalah dan akan ditampar juga," tukasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Tegas! Veronica Tan Usul Hukuman Kebiri bagi Dokter Cabul, Negara Harus Hadir Lindungi Hak Korban Pelecehan Seksual
Jelang Konklaf Mencari Pengganti Paus Fransiskus, Kardinal Asal Filipina Ini Diterpa Isu Keterlibatan Pelecehan Seksual
Viral! Penumpang asal Cileunyi Bandung Jadi Korban Pelecehan Sopir Taksi Online dengan Modus Pintu Belakang Rusak, Netizen Gercep Lapor Dedi Mulyadi
Kronologi Pelecehan Seksual Pada Siswa di Depok, Klarifikasi Kepsek Dinilai Melindungi Pelaku dan Nama Sekolah
Wanita Muda Rawan Begal Payudara, Aksi Pelecehan ini Kembali Terjadi di Bekasi
Perlu Diterapkan di Zaman Sekarang? Inilah 19 Hukum di Era Majapahit: Dari Pelecehan hingga Fitnah Bisa Dihukum Mati