Minggu, 21 Juni 2026

Kronologi Pelecehan Seksual Pada Siswa di Depok, Klarifikasi Kepsek Dinilai Melindungi Pelaku dan Nama Sekolah

Photo Author
Selly Mauren Wattimury, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 24 Mei 2025 | 20:23 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual yang terkadi di lingkungan sekolah (unsplash.com/Anita Monteiro)
Ilustrasi pelecehan seksual yang terkadi di lingkungan sekolah (unsplash.com/Anita Monteiro)

SketsaNusantara.id - Terkuaknya kasus pelecehan seksual di SMPN 3 Depok membuat kegeraman publik tak terbendung.

Bagaimana tidak, institusi pendidikan yang seharusnya menjadi tempat siswa merasa aman, malah berbalik menjadi sarang predator seksual.

Dilansir SketsaNusantara.id dari video yang beredar di sosial media melalui akun X @Berant_takan berikut pemaparan kronologi pelecehan seksual di SMPN 3 Depok.

Baca Juga: Jokowi Tantang Publik Lihat Ijazah Asli di Pengadilan: Hasil Investigasi Bareskrim Lengkap dengan Foto KKN hingga Wisuda

Korban merekam suara pembicaraan dirinya dengan pelaku yang diketahui inisial I. Dalam rekaman suara tersebut, pelaku bertanya mengenai siklus menstruasi korban.

Pelaku kemudian mengatakan, "ga tahan tau kelamaan".

Mendengar hal tersebut korban berusaha mempertanyakan kembali apa yang dimaksud oleh pelaku.

Baca Juga: Wisata Jember Dilirik Turis Asing, Komisi B DPRD Jember Dorong Pemkab Genjot Promosi

Korban pun menerangkan bahwa dirinya sempat merasa takut dan kesal. Korban terpaksa tertawa dan bersenandung untuk menutupi rasa tidak amannya.

Tanpa memerhatikan respon tidak nyaman korban, pelaku tetap melanjutkan rayuan dan niatnya mengajak korban untuk melakukan hubungan intim.

Setelah video tersebut viral di jagat maya, kepala sekolah SMPN 3 Depok pun melakukan klarifikasi dengan mengundang wartawan.

Baca Juga: Inovasi Sistem QRIS Mengguncang Dunia Ekonomi Global, Mulai dari Protes Trump sampai Koalisi Negara-Negara Kawasan Asia

Sangat disayangkan dalam konferensi pers yang diadakan, pernyataan kepala sekolah malah menambah kegeraman publik.

Hal ini terjadi karena kepala sekolah tampak kurang cakap memberikan penjelasan yang bijak dan solutif.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: X @Berant_takan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X