Minggu, 19 Juli 2026

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Sebut Pajak di Berbagai Sektor Bisa 'Membunuh' Ekonomi Indonesia, Sri Mulyani Auto Kena Sentil Warganet

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Senin, 29 September 2025 | 07:00 WIB
Potret Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa bahas soal kebijakan pajak di berbagai sektor yang membuat pertumbuhan ekonomi makin lambat (Instagram/menkeuri)
Potret Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa bahas soal kebijakan pajak di berbagai sektor yang membuat pertumbuhan ekonomi makin lambat (Instagram/menkeuri)

SketsaNusantara.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti pajak di berbagai sektor yang ikut berdampak pada ekonomi Indonesia.

Mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ini menyarankan agar pemerintah tak lagi menambah pungutan pajak ketika kondisi ekonomi sedang melambat seperti sekarang ini.

Menurutnya, pemerintah harus mengambil langkah yang tepat untuk perbaikan ekonomi agar pendapatan masyarakat naik.

Pemerintah juga harus memastikan ekonomi tumbuh dan berkembang pesat sehingga daya beli rakyat terjaga dan penerimaan negara bisa optimal.

Baca Juga: Purbaya dan Said Iqbal Sepakat Tolak Tax Amnesty, RUU Pajak di DPR Terancam Jalan Buntu Setelah Menuai Kritik

"Saya sedang pelajari begini, ketika ekonomi melambat, kalau Anda menambah pajak di semua titik, (pertumbuhan) ekonomi akan makin lambat lagi," ujar Menkeu Purbaya dikutip SketsaNusantara.id dari video yang diunggah akun Instagram @berita_gosip pada hari Minggu, 28 September 2025.

"Akibatnya apa? Pendapatan pajak makin turun. Kurang, dinaikin lagi pajaknya, makin turun lagi (ekonominya). Itu spiral ke bawah, jadi kita sedang membunuh ekonomi, sehingga saya katakan keputusan itu kurang bijak untuk saat ini," katanya.

Purbaya menyatakan bahwa Kemenkeu kini tengah berusaha fokus memperbaiki keadaan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan menciptakan stabilitas ekonomi di Indonesia.

Baca Juga: Pakai 'Bahasa Bayi', Ferry Irwandi Jelaskan Kebijakan Menkeu Purbaya Suntik Rp200 Triliun untuk 5 Himbara hingga Protes Hotman Paris

Ia menyinggung soal demonstrasi besar-besaran yang terjadi pada bulan Agustus 2025 lalu merupakan dampak akibat banyaknya pajak yang dibebankan ke berbagai sektor yang membuat kepercayaan rakyat pada pemerintah kian menurun.

"Sekarang ini saya udah nggak ngomong pajak lagi kan. Yang penting saya ciptakan pertumbuhan ekonomi cepat, karena kalau ekonomi memburuk, seperti demo kemarin-kemarin itu karena kepercayaan (masyarakat ke pemerintah) makin menurun, nah ini bahaya sekali," tuturnya.

"Kalau diubah, pertumbuhan ekonomi cepat, rakyat akan bayar pajak juga senang, karena duit mereka juga banyak. Jadi itu yang saya coba orkestrasi sekarang. Presiden juga mengerti betul bahwa kita perlu ada perubahan paradigma pertumbuhan ekonomi," ujar Purbaya.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Tanggapi Usulan DPR Soal Penambahan Minyak Goreng 2 Liter dalam Bansos Pangan 10 Kg Beras

Pernyataan Menkeu ini mencuri perhatian publik dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak warganet mengapresiasi Purbaya yang membuat masyarakat bisa bernafas lega memperbaiki kondisi ekonomi tanpa dihantui rasa khawatir soal pajak.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Instagram @berita_gosip, Instagram @menkeuri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X