Minggu, 19 Juli 2026

Belum Genap 24 Jam Menjabat, Menkeu Purbaya Diminta Turun, Tantowi Yahya Angkat Bicara Soal Gaya Bicaranya

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Kamis, 11 September 2025 | 19:00 WIB
Potret Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan baru (Instagram/pyudhisadewa)
Potret Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan baru (Instagram/pyudhisadewa)

SketsaNusantara.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa tengah menjadi sorotan publik. Baru sehari menjabat, ia sudah menghadapi desakan mundur dari berbagai pihak karena ucapannya yang dinilai kontroversial.

Kritik terhadap Purbaya mencuat setelah aksinya saat menanggapi tuntutan mahasiswa Universitas Indonesia terkait 17+8 Tuntutan Rakyat.

Ia menyebut belum mempelajari isi tuntutan tersebut dan menilai hal itu hanya berasal dari sebagian kecil rakyat Indonesia. Pernyataan tersebut memicu protes hingga demonstrasi di depan Gedung DPR RI pada 9 September 2025.

tBaca Juga: Pernah Ditegur Komisi XI DPR, Gaya Bicara Purbaya Yudhi Sadewa Kembali Disorot, Dokter Tirta: Pak Menkeu Cepet...

Presenter dan mantan anggota DPR RI, Tantowi Yahya, ikut menanggapi situasi ini. Dalam unggahan di Instagram pribadinya pada Kamis, 11 September 2025, ia menulis,

“Bukan karena kinerjanya tapi karena ucapan dan gaya bicaranya, Purbaya sebagai Menkeu baru habis dirujak publik.”

Menurut Tantowi, Purbaya tetap menunjukkan gaya bicara apa adanya meski sudah meminta maaf. Ia bahkan menyebut saat rapat perdana bersama Komisi XI DPR RI, gaya komunikasinya tidak berubah.

Baca Juga: Ayahnya Jadi Menkeu, Video Yudo Sadewa Sindir Orang Miskin Viral, Anak Purbaya Yudhi Sadewa: Crab Mentality

“Raker pertamanya dengan Komisi XI DPR RI tanggal 10 September 2025 ternyata mempertegas siapa dirinya. Purbaya kembali bicara apa adanya, tanpa basa-basi dan rasa takut karena tahu betul apa yang harus dia lakukan sebagai menteri keuangan, jabatan teramat ‘sakral’ di negeri ini,” tulis Tantowi.

Tantowi menggambarkan suasana rapat tersebut membuat sejumlah pejabat yang mendampingi Purbaya tampak tidak nyaman.

Para wakil menteri dan pejabat eselon satu terlihat canggung, bahkan mungkin ada yang tidak sepakat dengan pilihan Presiden.

Lebih lanjut, Tantowi menilai gaya komunikasi Purbaya berbeda dari pejabat pada umumnya.

Menurutnya, bahasa yang digunakan lebih dekat dengan bahasa pasar dibanding istilah ekonomi. Ia menambahkan, angka statistik mungkin menunjukkan hal positif, tetapi kondisi riil di masyarakat berbicara sebaliknya.

Meski demikian, Tantowi mengungkap keyakinan bahwa Purbaya bisa memberikan perubahan. Ia menyebut publik perlu memberi kesempatan bagi Menkeu baru itu untuk membuktikan kinerjanya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X