Sabtu, 18 Juli 2026

Mendagri Tito Sebut Inflasi Pangan Turun Jadi 2,31 Persen, Beras SPHP Bulog Disebut Jadi Penopang Utama Stok dan Harga Nasional

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 6 September 2025 | 19:30 WIB
Mendagri Tito Karnavian. (Instagram/titokarnavian)
Mendagri Tito Karnavian. (Instagram/titokarnavian)

SketsaNusantara.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan bahwa inflasi pangan nasional menunjukkan tren penurunan.

Ia menilai penyaluran beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dilakukan Bulog menjadi faktor penting dalam meredam kenaikan harga di masyarakat.

Dalam keterangan resmi pada Jumat 5 September 2025, Tito mengatakan, “Secara nasional angka inflasi menurun dari 2,37 persen menjadi 2,31 persen (yoy).” Ia menambahkan, penurunan ini terutama disumbang oleh kelompok komoditas pangan, salah satunya cabai rawit.

Baca Juga: BPS Jember Catat Angka Inflasi di Jember Mencapai 1,83 Persen, Penyumbang Terbesar dari Sektor Kelompok Makanan

Meski begitu, ada juga sejumlah bahan pokok lain yang mencatat penurunan harga berkat intervensi pemerintah.

Menurut Tito, stok beras nasional masih dalam kondisi aman. Bulog disebut sudah menyalurkan beras SPHP dengan distribusi yang lancar ke berbagai daerah.

Hal ini membuat masyarakat bisa membeli beras dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran.

Baca Juga: Mengapa Stok Beras Premium Menipis? Satgas Pangan Sebut Produsen Khawatir Risiko Hukum

“Beras ini komoditas rakyat yang utama. Stoknya cukup banyak. Bulog sudah menjual keluar melalui SPHP dengan distribusi cukup lancar ke berbagai tempat,” kata Tito.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penyaluran beras SPHP yang mencapai 1,3 juta ton diharapkan mampu menurunkan harga beras di sejumlah daerah.

Tito juga menyebut langkah ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Ia menyampaikan bahwa distribusi beras SPHP secara gencar adalah upaya nyata untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

Baca Juga: Publik Geleng-Geleng, Jerome Polin Pertanyakan Tunjangan Beras Rp12 Juta: Ini Bisa Buat Makan Satu Kampung

Di sisi lain, data Badan Pusat Statistik (BPS) juga menunjukkan hal serupa. Inflasi secara tahunan pada Agustus 2025 tercatat sebesar 2,31 persen.

Sementara itu, secara bulanan tercatat deflasi 0,08 persen. Deflasi tersebut terutama dipicu turunnya harga tomat, cabai rawit, serta bawang putih yang memberi kontribusi signifikan.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X