SketsaNusantara.id - Hasto Kristiyanto muncul di Kongres PDIP 2025 yang digelar di Bali pada Sabtu, 2 Agustus 2025.
Kehadiran mantan Sekretaris Jenderal PDIP ini langsung disambut oleh ribuan kader yang hadir dalam kongres tersebut.
Hasto tiba di saat Megawati Soekarno Putri tengah berada di atas podium menyampaikan pidatto politiknya.
Baca Juga: Ini Langkah Pertama Hasto Kristiyanto Setelah Keluar dari Rutan KP Lewat Amnesti Prabowo
Kemunculan Hasto di tengah kongres yang digelar di Bali Nusa Dua Convention Center ini.
Selain riuh tepuk tangan ribuan kader, kedatangan Hasto di Kongres PDIP juga disambut hangat oleh Megawati Soekarno Putri.
Dari video yang diunggah akun X @Bambangmulyonoo, tampak Megawati berdiri dari kursi pidato dan menyambut Hasto yang naik ke atas panggung.
Bukan itu saja, Megawati pun tampak menitikkan air mata saat memeluk Hasto Kristiyanto.
“Tangis haru pertemuan Megawati dan Hasto Kristiyanto,” tulis akun tersebut sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id.
Momen penuh haru tersebut juga dibagikan akun Instagram @genbanteng yang mengunggah pertemuan Hasto dan Megawatii.
“Tangis Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri pecat saat Hasto Kristiyanto memberikan kejutan hadir di Kongres ke-VI PDI Perjuangan di Bali,” tulis akun tersebut.
Artikel Terkait
Inilah Langkah Tom Lembong Setelah Keluar dari Rutan Cipinang, Kuasa Hukum: 'Akan Berbahaya kalau...'
Cara Daftar Upacara HUT ke-80 RI 17 Agustus 2025, Istana Undang 8000 Peserta
Ini Langkah Pertama Hasto Kristiyanto Setelah Keluar dari Rutan KP Lewat Amnesti Prabowo
Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus Lagi, Badan Geologi Umumkan Status Level IV dan Himbau Masyarakat Tetap Tenang
Disambut Pelukan Hangat Keluarga dan Sahabat, Tom Lembong Juga Dapat Bunga Krisan Putih Usai Bebas dari Rutan Cipinang, Ternyata Ini Maknanya
Mulai dari Skandal Tinggi Badan hingga Dugaan Pelecehan Peserta, Miss Universe Indonesia 2025 Kembali Digelar Setelah Deretan Kontroversi
3 Hadiah dari Presiden Prabowo Untuk Rakyat Indonesia dalam Rangka Memperingati Hari Kemerdekaan RI ke 80, Apa Saja?