SketsaNusantara.id – Puncak Gunung Lawu baru-baru ini dipenuhi oleh ratusan orang yang mengenakan pakaian serba putih.
Peristiwa tersebut terekam dalam sebuah video yang kemudian menjadi viral di berbagai platform media sosial, termasuk Instagram.
Dalam video tersebut, terlihat sekelompok orang melaksanakan kegiatan ritual yang dilakukan secara tertib dan khidmat di area Tugu Puncak Gunung Lawu.
Baca Juga: Klarifikasi Video Viral Rombongan Baju Putih di Gunung Lawu, Warganet Diminta Jaga Toleransi
Pakaian serba putih yang dikenakan oleh peserta serta suasana yang teratur membuat banyak warganet bertanya-tanya mengenai kegiatan yang sedang berlangsung.
Sebagian pengguna media sosial mengaitkan peristiwa tersebut dengan ziarah dan praktik keagamaan yang sarat dengan nilai tradisi lokal.
Netizen pun bereaksi dengan berbagai macam komentar, mulai dari yang mendukung hingga yang mempertanyakan kegiatan tersebut.
"Halah kui hal biasa ket jaman aku cilik, ngopo kok viral saiki? Soale asing bagi kalian apalagi yang bukan orang sekitar lawu," ucap akun @puguhardiyan yang menjelaskan jika kegiatan tersebut telah ada sejak lama dan sekarang baru viral.
Warganet lain juga menunjukkan kekaguman terhadap keteraturan dan nilai religius yang terlihat dalam kegiatan tersebut.
“Putih durung mesti resik, ireng durung mesti reget,” tulis @wahyucp_triganong_pamungkas, mengisyaratkan bahwa penampilan luar tidak selalu mencerminkan isi hati atau tujuan kegiatan.
Momen tersebut memicu diskusi hangat, terutama di kalangan masyarakat Jawa yang akrab dengan tradisi spiritual di gunung-gunung.
Artikel Terkait
Ada Warung Tertinggi? Intip 5 Fakta Menarik Tentang Gunung Lawu, Gak Melulu Soal Dunia Mistis dan Gaib
Moksa ke Gunung Lawu! Kerajaan Majapahit di Ujung Tanduk, Terbongkar Misteri Akhir Hayat Prabu Brawijaya V
Siapa Eyang Bancolono? Disebut Senopati Terakhir Majapahit yang Berkaitan Erat dengan Gunung Lawu
Fakta Menarik Alas Ketonggo Ngawi, Gerbang Wisata Gaib Gunung Lawu yang Punya Tradisi Unik Setahun Sekali
Mbok Yem Gunung Lawu Meninggal Dunia, Legenda Warung Tertinggi Puncak Hargo Dumilah yang Dikenang Para Pendaki