2. Penyebab Kematian
Berdasarkan pengakuan 2 saksi kejadian yang juga atasan Brigadir Nurhadi, korban dilaporkan meninggal dunia karena tenggelam.
Sementara itu, hasil autopsi pun menguatkan kecurigaan keluarga korban yang melihat adanya lebab pada tubuh Nurhadi.
Dalam konferensi persnya bersama Polda NTB, Ahli Forensik dari Universitas Mataram, Arfi Syamsun mengungkapkan adanya luka di tubuh korban.
Hasil ekshumasi-autopsi Brigadir Nurhadi menunjukkan adanya luka di bagian kepala, tengkuk, kaki kiri dan punggung.
Baca Juga: 5 Fakta Insiden KA Sancaka Dilempar Batu yang Lukai Penumpang, Jumlah Korban hingga Proses Hukum
Sementara luka memar ditemukan pada kepala bagian depan juga belakang.
Tak hanya itu, Arfi juga menemukan fakta bahwa Brigadir Nurhadi mengalam patah tulang lidah.
3. Meninggal Bukan Karena Tenggelam
2 Perwira atasan Brigadir Nurhadi yang kini berstatus tersangka ini menyebutkan bahwa korban meninggal dunia.
Namun hasil autopsi mengungkapkan, korban belum meninggal dan hanya pingsan saat berada di kolam.
Hal tersebut dipastikan dari pemeriksaan sumsum tulang belakang, otak hingga ginjal, bahwa ada cairan dari luar yang masuk ke tubuh Brigadir Nurhadi.
4. Diberi Narkoba
Kombes Pol Syarif Hidayat masih dalam konferensi pers yang sama menambahkan, ditemukan adanya zat psikotropika dalam tubuh korban.
Artikel Terkait
4 Poin Pernyataan PT KAI Pasca Insiden KA Sancaka Dilempar Batu di Klaten, Penanganan Korban hingga Buru Pelaku
Ngeri! Detik-Detik Penumpang Kereta Api Sancaka Terluka Kena Pecahan Kaca Jendela yang Dilempari Batu, Begini Kronologi dan Kondisi Korban
Main Padel Kena Pajak 10 Persen, Gubernur Jakarta: 'Rata-Rata Pemainnya Mampu, Jadi Tidak Masalah'
Intip Akun TikTok Widya Anggraini, Wanita Korban Pelemparan Batu Kereta Api Sancaka yang Tengah Viral
Polri Minta Tambahan Anggaran Rp63,7 Triliun, Netizen Protes hingga Singgung Damkar dan Basarnas
Sandiaga Uno Ungkap Kenapa Orang Indonesia Lebih Memilih Berobat ke Malaysia: Kuncinya 3P