Pernyataan ini justru menuai kritik warganet yang menilai Pemprov Jatim kurang tegas dan terkesan membiarkan pelanggaran akibat sound horeg terus terjadi meski dampaknya yang merugikan.
Banyak yang mendesak pelarangan total, dan tak ada lagi kompromi, karena sound horeg terbukti merugikan dan bertentangan dengan syariat agama, serta merusak lingkungan, dan mengganggu ketertiban umum.
Banyak yang menilai dampaknya, seperti polusi suara dan gangguan ketertiban, cukup untuk menindak pelaku berdasarkan aturan perundang-undangan.
Dengan adanya fatwa haram dan landasan hukum yang jelas, masyarakat berharap ada penegakan aturan demi menjaga kenyamanan dan ketenangan lingkungan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Sound Horeg Dianggap Meresahkan, Benarkah Sudah Masuk Pokok-Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah di Malang?
Sound Horeg Kembali Bikin Geger! Beredar Video Detik-Detik 2 Warga Bondowoso Tertimpa Sound Setinggi 5 Meter, Begini Kronologi dan Kondisi Korban
Eks Menteri Kelautan Susi Pudjianti Kecam Aksi Battle Sound Horeg di Pesisir Pasuruan, Netizen: Tolong Ditenggelamkan Bu!
Setelah Bondowoso, Sound Horeg Kembali Telan Korban di Pati Jawa Tengah, Netizen: Final Destination di Pati
Apa itu Glundengan? Mengenal Asal Mula Seni Musik Budaya Asli Jember yang Hampir Punah, Kalah Pamor dari Sound Horeg
Sound Horeg Makin Meresahkan! Warga Jenggawah Jember Protes Event Hiburan Ganggu Pengguna Jalan, Dipaksa Bayar Tiket Masuk Padahal Gak Ikut Nonton