SketsaNusantara.id - Proses evakuasi Juliana Marins, pendaki asal Brasil yang jatuh di Gunung Rinjani menyisakan banyak kisah haru.
Salah satunya saat proses evakuasi jenazah Juliana yang berada di kedalaman 600 meter.
Sebanyak 7 rescuer Tim SAR melakukan flying camp di sekitar lokasi, 3 personel di kedalaman 400 meter dan 4 orang lainnya di samping korban.
Ketujuh rescuer Tim SAR ini ‘menginap’ dan tidur dengan cara menggantung di sisi tebing pada 24 Juni 2025.
Salah seorang rescuer dengan nama Instagram @tyo_survival membagikan momen saat dirinya dan para personel lainnya saat ‘menginap’ di tebing terjal dengan kemiringan nyaris 90 derajat.
Ia bersama rekan relawan lainnya bermalam di tebing vertikal untuk menjaga korban yang berjarak 3 meter.
“Setelah memastikan kondisi korban telah meninggal kami gabungan team relawan menjaga korban dan bermalam di tebing vertikal yang curam dan kondisi berbatuan yang labil berjarak 3 meter dari korban,” tulis Tyo.
Dalam postingan yang diunggah tanggal 26 Juni 2025 ini, Tyo juga membagikan rekaman video saat ia bersama personel relawan lainnya, termasuk Agam Rinjani sedang ‘bermalam’ di pinggir tebing.
“Ya inilah keadaan tidur di tebingan,” ujarnya sambil merekam ketiga rekan lainnya yang masih berselimut sleeping bag.
Artikel Terkait
9 Kasus Pendaki Terjatuh hingga Hilang di Gunung Rinjani, Terbaru WNA Brasil yang Terperosok ke Danau Sagara Anak
Belajar dari Kasus Juliana Marins di Gunung Rinjani, Warganet Sarankan Pemerintah Gunakan Drone untuk Misi Penyelamatan di Area Wisata Beresiko Tinggi
Ustaz Khalid Basalamah Akhirnya Angkat Bicara soal Pemeriksaan KPK, Sebut Nama Dirinya Dijadikan Gula-Gula Klik Media
5 Fakta Penundaan Kepulangan Haji 2025 akibat Konflik Iran-Israel
3 Fakta Basarnas, Tim SAR Indonesia yang Dibully Netizen Brasil dalam Evakuasi Juliana Marins di Rinjani, Terbaik di Asia Pasifik?
IFG Bicara ESG dan Masa Depan Ekonomi Indonesia, Ini Sorotan dari Konferensi Nasional Akuntan Manajemen IAMI di Jakarta
Ramai Museum Koruptor di UGM, Netizen Nyinyir: Lebih Mirip Print Booth, Kok Banyak yang Belum Ditampilkan?