SketsaNusantara.id – Nama Ustaz Khalid Basalamah kembali ramai diperbincangkan usai kabar dirinya dipanggil KPK dalam kasus dugaan korupsi kuota haji.
Kabar ini memicu berbagai spekulasi hingga framing keliru yang membuat publik bertanya-tanya.
Tak tinggal diam, Ustaz Khalid langsung meluruskan kabar tersebut lewat siaran langsung di kanal YouTube miliknya, Khalid Basalamah Official. Dalam klarifikasinya, ia menegaskan bahwa dirinya hanya dimintai keterangan sebagai saksi.
Baca Juga: KPK Periksa Pendakwah Khalid Basalamah Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
"Saya tanya sama penyidiknya, 'Saya ini tersangka?'," ungkapnya dikutip SketsaNusantara.id pada Kamis, 26 Juni 2025.
Menurutnya, penyidik KPK pun langsung menepis anggapan tersebut dan memberikan penjelasan yang lebih gamblang.
"'Bukan Ustaz. Ustaz diundang untuk kita tanya-tanya. Mungkin ada yang butuh disampaikan, kesaksian atau apa yang diketahui tentang masalah haji dan kuota'," kata penyidik seperti yang diceritakan Ustaz Khalid.
Ia menegaskan, kehadirannya dalam proses pemeriksaan semata-mata sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penegakan hukum.
"Makanya statement yang benar adalah kami membantu. Bukan cuma saya, banyak orang yang diundang," ujarnya.
Lebih lanjut, Ustaz Khalid juga menyoroti bagaimana media mem-framing namanya secara keliru dan berlebihan demi mendulang klik dan perhatian publik.
"Cuma Wallahualam kenapa nama Khalid Basalamah ini luar biasa. Seperti gula dan madu, terjual sekali," selorohnya dengan nada kecewa.
Ia bahkan mengungkapkan kekesalannya terhadap pihak-pihak yang menyebarkan gambar karikatur dirinya dengan borgol, seolah-olah sudah menjadi tersangka.
Artikel Terkait
Heboh Ustadz Khalid Basalamah Masuk dalam Daftar Alumni Universal Institute Of Professional Management, Netizen: Padahal Belum Profesor...
Deretan Kontroversi Ustadz Khalid Basalamah yang Heboh karena Bergelar Doktor Honoris Causa Seperti Raffi Ahmad, Pernah Senggol Budaya Jawa
Benarkah Ustadz Khalid Basalamah Lulusan UIPM? Begini Profil, Biodata serta Latar Belakang Pendidikannya
Arab Saudi Wacanakan Pangkas Persen Kuota Haji, Kesehatan Jemaah Indonesia Jadi Sorotan
Menag Konfirmasi Tidak Ada Pembahasan Terkait Pembatasan Kuota Haji Indonesia hingga 50 Persen Seperti yang Diberitakan, Simak Fakta Selengkapnya