Minggu, 19 Juli 2026

Usulan Raperda DPRD Tentang Pendidikan Wawasan Kebangsaan dan Penyelenggaraan Pendidikan Diapresiasi Bupati Jember

Photo Author
Gita Pamuji, Sketsa Nusantara
- Senin, 23 Juni 2025 | 20:26 WIB
Acara Raperda Inisiatif Rapat Paripurna DPRD Jember (SketsaNusantara.id/ Gita Pamuji)
Acara Raperda Inisiatif Rapat Paripurna DPRD Jember (SketsaNusantara.id/ Gita Pamuji)

SketsaNusantara.id- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember menyampaikan inisiatif tentang Pendidikan Pancasila, Wawasan Kebangsaan dan penyelenggaraan pendidikan kepada Bupati Jember.

Hal itu disampaikan dalam Raperda Inisiatif pada Rapat Paripurna DPRD Jember, Senin 23 Juni 2025.

Menurut Wakil I DPRD Jember, Widarto, menyampaikan bahwa Bupati Jember Muhammad Fawait mengapresiasi inisiatif dari DPRD Jember. Bahkan, Bupati juga menyatakan siap untuk memberikan dukungan penuh.

Baca Juga: Arab Saudi Kecam Serangan AS dan Israel ke Iran, Serukan De-eskalasi serta Solusi Politik Demi Stabilitas Kawasan

“Tadi dalam pendapat Bupati atas raperda inisiatif DPRD Jember menyangkut pancasila, wawasan kebangsaan, serta penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Jember, Bupati Mengapresiasi dan mendukung penuh,” katanya setelah Rapat Paripurna, Senin 23 Juni 2025.

Bupati juga siap untuk mendukung dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Nantinya, beberapa inisiatif tersebut akan disinergikan dengan kegiatan budaya yang ada di Jember.

“Bupati juga bahkan siap untuk mensupport dari APBD. Namun harus disinergikan dengan program yang sudah ada,” ujarnya.

Baca Juga: DPRD Jember Usulkan 2 Raperda Anyar, Bupati Gus Fawait: Regulasi Ini Selaras dengan Arah Kebijakan Pemerintah

“Anggaran untuk kegiatan kebudayaan bisa digunakan juga untuk pendidikan wawasan kebangsaan,” terangnya.

Kendati demikian, kata Widarto, Bupati juga mengingatkan bahwa pendidikan di Jember tidak hanya pendidikan Formal. Terdapat pendidikan nonformal seperti Pondok Pesantren yang jumlahnya sangat besar di Kabupaten Jember.

“Begitu juga dengan penyelenggaraan pendidikan, Bupati juga mengingatkan bahwa pendidikan di Jember bukan hanya pendidikan formal. Banyak juga pendidikan non formal dan informal termasuk Pondok Pesantren yang sangat besar di Jember,” terangnya.

Baca Juga: 7 Wisata Jember Ini Cocok buat Liburan Sekolah 2025, Ada yang Bikin Anak Betah Seharian

Menurut Widarto, Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) kedepan harus bisa mengakomodir semuanya. Baik pendidikan formal, maupun yang non formal.

“Maka Raperda kedepan harus bisa mengakomodir semua itu,” paparnya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X