Minggu, 19 Juli 2026

Bupati Jember Gus Fawait Fokuskan Tingkatkan Pendapatan Daerah, Komisi C DPRD Segera Panggil OPD Penghasil PAD

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Jumat, 20 Juni 2025 | 19:09 WIB
Anggota Fraksi Gerindra DPRD Jember Ardi Pujo Prabowo saat memberikan paparan. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id)
Anggota Fraksi Gerindra DPRD Jember Ardi Pujo Prabowo saat memberikan paparan. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Pemerintah Kabupaten Jember menyampaikan jika Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2024, sebesar Rp774,17 miliar.

Padahal, target yang telah disusun sebelumnya di APBD 2024 mencapai Rp928,68 miliar. Namun, hanya terealisasi sebesar 83,36 persen dan tidak menyentuh angka tersebut.

Melihat kondisi tersebut, Ketua Komisi C DPRD Jember Ardi Pujo Prabowo mengatakan kalau PAD Jember ini masih jauh dari target yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Dorong Segera Dibentuknya Perda Jaringan Utilitas Terpadu, Ini Catatan Penting dari Komisi C DPRD Jember

"Memang dalam Parpipurna kemadin, Bupati Jember Gus Fawait juga menyampaikan bahwa PAD kita masih sekitar 70-80 persen saja dan tidak sampai target yang telah ditentukan," ujarnya saat dikonfirmasi di DPRD Jember, Jumat 20 Juni 2025.

Hal ini dirasa tidak sesuai dengan visi dan misi Bupati Jember, yang ingin meningkatkan PAD Jember dari berbagai sektor.

"Kami Komisi C DPRD Jember akan segera memanggil Bapenda, untuk meminta data terkait potensi PAD dari masing-masing sektor," ungkapnya.

Baca Juga: Belajar Penataan Jaringan Utilitas Internet dan Listrik di Pemkot Yogyakarta, Komisi C DPRD: Jember Harus Tiru Agar Bisa Tingkatkan PAD

Dengan tidak tercapainya target ini, Ardi menilai bahwa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Jember ini pasti memiliki kendala.

"Maka kami panggil semua OPD penghasil PAD melalui Bapenda, tentunya berbasis data dan fokus pada peningkatan PAD saja. Kemudian kami akan tanya kendala apa yang terjadi," jelasnya.

Ardi mencontohkan, seperti Dinas Perhubungan yang saat ini PAD nya sangat turun drastis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, pasca tidak diberlakukannya parkir berlangganan.

Baca Juga: Bakal Ada Rotasi Pejabat Eselon II, Anggota Fraksi Gerindra DPRD Jember Ardi: Kami Dukung Penuh Kebijakan Bupati Gus Fawait

"Misalnya Dishub ini dari retribusi parkir saja, yang sebelumnya bisa mendapatkan Rp19-20 miliar, kini hanya sekitar Rp1,3 milar," jelasnya.

Politisi Gerindra ini mengungkapkan, di tengah kondisi efisiensi ini daerah dituntut untuk berinovasi dan kreatif agar mampu meningkatkan PAD Jember.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X