SketsaNusantara.id - Pasar tradisional masih menjadi denyut nadi perekonomian warga di berbagai pelosok daerah.
Salah satunya adalah Pasar Wirolegi yang terletak di Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember.
Meski bukan pasar besar dan hanya beroperasi beberapa jam setiap pagi, pasar ini masih menjadi tempat utama masyarakat sekitar memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Didirikan sejak tahun 1974 oleh Kelurahan Wirolegi, Pasar Wirolegi awalnya hanyalah pasar desa kecil.
Namun dari waktu ke waktu, eksistensinya tetap terjaga. Beralamat di Jl. MT Haryono No.17, pasar ini berdiri di atas tanah seluas 3.072 meter persegi dan dikelilingi oleh perkampungan warga serta saluran irigasi.
Yang menarik, jam operasional Pasar Wirolegi sangat terbatas: hanya buka dari pukul 05.00 hingga 09.00 WIB.
Baca Juga: Pasar dan Pertokoan di Desa-Desa Jember Tumbuh Pesat, Kawasan Ini Paling Mendominasi
Meskipun demikian, dalam waktu singkat itu, aktivitas jual beli di pasar ini terbilang padat.
Berikut ini 5 fakta Pasar Wirolegi yang dirangkum SketsaNusantara.id dari siskaperbapo.jatimprov.go.id.
1. Didirikan oleh Warga
Pasar Wirolegi bukan dibangun oleh swasta atau pemerintah kabupaten, tapi oleh Kelurahan Wirolegi sendiri pada tahun 1974.
Baca Juga: Dibangun sejak 1973, Ini 3 Fakta Istimewa Pasar Tanjung Jember yang Jadi Nadi Ekonomi Rakyat Kecil
2. Terdiri dari 82 Unit Tempat Usaha
Artikel Terkait
Sisi Lain Sejarah Pasar Tanjung yang Sempat Jadi Sumber Kebahagiaan Warga Jember, Pernah Jadi Tempat Penuh Kenangan Usai Berhasil Lawan Penjajah
Jadi Cikal-Bakal Kemajuan Kabupaten Jember, Bangunan Tinggi Penuh Sejarah Ini Jadi Ikon Pasar Tanjung, Ternyata Bukan Menara Air Biasa
Pasar Kurban Jember Lesu Menjelang Idul Adha 2025! Harga Turun, Pengiriman Hewan Ternak Terhambat Wabah PMK
Apa itu Mayfly? Heboh Ribuan Serangga Terbang Kerubungi PJU Jembatan Pasar Reboan Puger Jember, Keluarkan Bau Amis dan Ganggu Pandangan Pengguna Jalan
Dari Lereng Merapi ke Pasar Global: Batik Parang Kaliurang Tembus Pasar Muslim Lewat Desa BRILiaN BRI