Minggu, 19 Juli 2026

Jadi Cikal-Bakal Kemajuan Kabupaten Jember, Bangunan Tinggi Penuh Sejarah Ini Jadi Ikon Pasar Tanjung, Ternyata Bukan Menara Air Biasa

Photo Author
Diva Diah Liana Ningrum, Sketsa Nusantara
- Rabu, 28 Mei 2025 | 22:00 WIB
Ilustrasi sejarah tandon atau menara air di area Pasar Tanjung, pusat perbelanjaan tradisional di Jember. (Freepik / bearfotos)
Ilustrasi sejarah tandon atau menara air di area Pasar Tanjung, pusat perbelanjaan tradisional di Jember. (Freepik / bearfotos)

SketsaNusantara.id- Pasar Tanjung adalah pusat perbelanjaan tradisional di Kabupaten Jember.

Di sana ada sebuah bangunan yang autentik dan memiliki sejarah unik. Bahkan bangunan ini sampai sekarang masih dilirik oleh para wisatawan.

Bangunan yang menjadi satu dengan Pasar Tanjung ini dikenal dengan sebutan menara air atau tandon.

Baca Juga: Jember Raih WTP! Gus Fawait Sebut Kesuksesan Kebijakan Program Jember adalah Kesejahteraan, Bukan Penghargaan

Terlebih jika melihat bangunan Pasar Tanjung tempo dulu. Maka keunikan yang dipadukan dengan menara air tersebut semakin autentik.

Dalam sejarah disebutkan bahwa tandon itu memiliki nama asing, yakni Watertoren te Djember.

Pada zamannya, pihak yang membangun menara tersebut adalah Provinciaal Water Leiding Bedrijf.

Baca Juga: Indonesian Idol Season 13 Catat Sejarah Baru: Semua Top 10 Direkrut Universal Music Indonesia

Sejarah menyebutkan bahwa bangunan itulah yang menjadi cikal bakal berdirinya Perusahaan Daerah Air Minum yakni milik Pemerintah Belanda.

Namun karena Indonesia sudah merdeka, maka PDAM tersebut tentu menjadi milik Kabupaten Jember.

Adapun tujuan berdirinya menara air di Pasar Tanjung adalah karena lokasinya berada di pusat kota.

Baca Juga: Asal-Usul Usaha Perkebunan Tembakau yang Menjadi Primadona di Kabupaten Jember Sejak Indonesia Belum Merdeka, Dipelopori Orang Asing?

Apalagi tidak jauh dari pusat hiburan masyarakat. Terlebih lokasinya yang tidak jauh juga dari sebuah terminal.

Namun terminal tersebut kini sudah tidak ada. Menyisakan pasar dan tandon yang masih berdiri kokoh.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X