SketsaNusantara.id - Warga Jember baru-baru ini digegerkan dengan adanya dugaan pelecehan seksual secara verbal yang dilakukan seorang karyawan penjual es teh.
Kejadian ini dilaporkan salah satu warganet di platform X (sebelumnya Twitter) dan seketika jadi viral di media sosial.
Dalam unggahan yang diposting hari Selasa, 17 Juni 2025, salah satu warganet curhat mengalami kejadian tak menyenangkan saat membeli es teh di stan dekat Kampus UNEJ tepatnya di Jalan Kalimantan, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Baca Juga: Wanita Muda Rawan Begal Payudara, Aksi Pelecehan ini Kembali Terjadi di Bekasi
"Rek, aku mau cerita. Barusan banget temanku ngalami hal gaenak waktu beli es teh merk DnD gerobak merah depan G. Sutarjo dekat kampus UNEJ," tulis salah satu warganet yang diunggah di akun X @jembermfs.
Diduga peristiwa ini terjadi pada hari Senin, 16 Juni 2025. Korban mengaku mengalami pelecehan secara verbal usai turun dari motor.
"Temanku tutun dari motornya dan membetulkan celana bagian belakangnya tapi dengan posisi tidak membelakangi penjual. Tiba-tiba penjual laki-laki berkomentar tak pantas," tuturnya.
Awalnya perkataan penjual itu tak digubris oleh korban yang merupakan salah satu mahasiwi dari salah satu Universitas di Jember.
Namun, berulang kali karyawan es teh tersebut menggoda pembeli dengan melontarkan kata-kata tak pantas yang membuat korban tidak nyaman.
"Pas nyiapin es (teh)nya, masnya bilang: 'sini mbak, saya bantu, daripada sendirian mending saya bantu', sambil mengulurkan tangan. Gak etis banget," ungkap warganet di akun @jembermfs.
"Pas selesai jualin esnya juga mas penjualnya ndeketin sambil nepuk lengan temanku pakai sedotan sambil ngomong gitu lagi," imbuhnya.
"Gak sopan banget, temen-temennya malah diem, ini masuk pelecehan gak sih? ngeselin banget," pungkasnya.
Artikel Terkait
Publik Soroti Pelecehan terhadap Wanita Terekam di Live IShowSpeed Part Bali, Minta Telusuri dan Tangkap Pelakunya
Jijik Banget! Gaya Dakwah Miftah Maulana dan Habib Zaidan Keluarkan Lelucon Sarat Pelecehan Verbal, Netizen: Dih Najis
Jelang Konklaf Mencari Pengganti Paus Fransiskus, Kardinal Asal Filipina Ini Diterpa Isu Keterlibatan Pelecehan Seksual
Perlu Diterapkan di Zaman Sekarang? Inilah 19 Hukum di Era Majapahit: Dari Pelecehan hingga Fitnah Bisa Dihukum Mati
14 Warga Sipil dan Aktivis Medis Siap Laporkan Dugaan Kekerasan dan Pelecehan Polisi saat Aksi MayDay ke Mabes Polri