Minggu, 19 Juli 2026

Komdigi Minta Masyarakat Waspada Penipuan yang Meminta Data Pribadi untuk Taruhan Online

Photo Author
Fita Tristiani, Sketsa Nusantara
- Kamis, 12 Juni 2025 | 19:47 WIB
Ilustrasi pemerintah meminta masyarakat lebih waspada terhadap telepon yang mengatasnamakan Komdigi (Pexels/ Miguel Á. Padriñán)
Ilustrasi pemerintah meminta masyarakat lebih waspada terhadap telepon yang mengatasnamakan Komdigi (Pexels/ Miguel Á. Padriñán)

SketsaNusantara.id - Kementerian Komunikasi dan Digital ungkap tidak pernah meminta atau menyimpan data pribadi terkait dengan taruhan online dan minta masyarakat untuk berhati-hati.

“Kami (Komdigi) tidak pernah meminta data pribadi terkait taruhan online,” ujar Dirjen Alexander Sabar pada 12 Juni 2025 seperti yang dikutip oleh SketsaNusantara.id.

Alexander meminta masyarakat untuk lebih waspada jika ada pihak yang mengaku dari Komdigi meminta data pribadi.

Baca Juga: Tragedi Pembacokan di Umbulsari Jember, Pelaku Tewas Kena Tembak Tinggalkan Anak dan Istri yang Hamil 7 Bulan

Hal tersebut dilakukan oleh Komdigi karena adanya laporan dari sebuah instansi yang menerima telepon dari seseorang yang mengaku sebagai pegawai Komdigi.

Orang tersebut kemudian meminta data pribadi para pemain taruhan online dari instansi tersebut.

Selain itu, kementerian juga menerima laporan adanya telepon kepada masyarakat yang dituduh sebagai pemain taruhan online.

Baca Juga: Kalah Lawan Jepang, Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Sampaikan Permintaan Maaf

Alexander menegaskan bahwa kementerian memang memiliki kewenangan untuk memutus konten ilegal.

Namun, kewenangan tersebut hanya sebatas pemutusan akses terhadap konten.

Sedangkan tindakan hukum atau pemblokiran rekening dilakukan oleh kepolisian, PPATK, BI, dan OJK.

Baca Juga: Kasus Pembacokan Dilimpahkan ke Polres Jember, Satreskrim Komitmen Akan Tetap Lanjutkan Penyelidikan

“Kewenangan Kementerian Komdigi sebatas melakukan pemutusan akses konten taruhan online,” ujar Alexander dalam keterangannya.

Alexander Sabar juga meminta masyarakat untuk membantu pemain dari kecanduan, dan tidak dilihat hanya sebagai pemain tetapi juga korban.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: komdigi.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X