SketsaNusantara.id- Pelaku Ahmad Hakiki (27) yang melakukan pembacokan pada 4 orang hingga menewaskan 2 orang di Desa Umbulsari, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember dilaporkan meninggal dunia.
Kendati demikian, Polres Jember akan tetap melakukan penyelidikan mengenai kasus tersebut.
“Kasus ini akan tetap di lanjutkan, kami akan memeriksa saksi-saksi. Kami akan menyelidiki juga siapa saja yang terlibat,” kata Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Angga Riatma, Kamis 12 Juni 2025.
Baca Juga: Pria di Jember Bacok Keluarga dan Tetangga hingga Tewaskan 2 Orang, Ternyata Ini Motifnya
Selanjutnya kata Angga, jika nanti sudah ditemukan siapa saja yang terlibat, maka kasus ini akan dikembangkan secara mendalam.
“Siapa saja yang terlibat akan kami selidiki. Nanti kalau sudah ada temuan kami akan sampaikan updatenya,” ujarnya.
Angga menambahkan bahwa, pelaku memang mengalami dua luka tembakan di kaki dan pinggang. Pelaku sempat dilarikan ke rumah sakit, namun meninggal dunia bahkan sebelum dilakukan operasi.
“Pelaku memang mendapatkan dua luka tembakan, di kaki dan pinggang (perut),” paparnya.
Sebelumnya telah diberitakan bahwa kasus pembacokan ini oleh Polsek Umbulsari telah dilimpahkan ke Unit Reskrim Polres Jember.
“Mengenai kasus ini, sudah dilimpahkan ke Polres Jember,” ungkap Kapolsek Umbulsari, AKP Dian Eko Trimuryono.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Daftar 73 Hotel dan Penginapan di Kabupaten Jember Berdasarkan Data Resmi dari Bintang 4 hingga Non-Bintang
Rujak Soto Otentik Banyuwangi Kini Bisa Dicoba di Jember, Cita Rasa Asli dari Warung Jingkrak Ini Bikin Ngiler
DPRD Jember Segera Gelar Sidang Paripurna Raperda SOTK Pekan Depan, Ketua Halim: Implementasinya Baru Tahun 2026
Bakal Dikunjungi Turis Asal Spanyol hingga November Mendatang, Kadisparbud: Melihat Potensi Alam Jember
Pemkab Jember Rencanakan Pengangkatan Pejabat Eselon II, Fraksi NasDem DPRD: Jangan Pilih Atas Dasar Like and Dislike
DPC PKB Jember Minta Pergeseran Eselon II Sesuai Kapasitas, Ayub: Harus Mampu Menerjemahkan Program Prioritas