Jumat, 5 Juni 2026

Tragedi Pembacokan di Umbulsari Jember, Pelaku Tewas Kena Tembak Tinggalkan Anak dan Istri yang Hamil 7 Bulan

Photo Author
Gita Pamuji, Sketsa Nusantara
- Kamis, 12 Juni 2025 | 19:26 WIB
Babinkamtibmas dan Babinsa Umbulsari saat mengunjungi jenazah (Dok. Polsek Umbulsari )
Babinkamtibmas dan Babinsa Umbulsari saat mengunjungi jenazah (Dok. Polsek Umbulsari )

SketsaNusantara.id- Imam Hakiki (27), pelaku yang membacok 4 orang di Dusun Sumberejo, Desa/Kecamatan Umbulsari, Jember dilaporkan meninggal dunia.

Sosok Hakiki meninggalkan anak dan istrinya yang sedang hamil 7 bulan untuk selamanya.

“Istirinya sedang hamil anak kedua, usia kandungan 7 bulan. Anak pertamanya usianya sekitar kurang lebih 3-4 tahun,” kata Kepala Dusun Sumberejo, Basori Hidayat, Kamis 12 Juni 2025.

Baca Juga: Kasus Pembacokan Dilimpahkan ke Polres Jember, Satreskrim Komitmen Akan Tetap Lanjutkan Penyelidikan

Selanjutnya kata dia, sebelum Hakiki diringkus oleh polisi, istrinya yang bernama Farida terkena pukulan di bagian wajahnya. Akhirnya, Farida sempat dirawat di rumah sakit dikarenakan luka pada bagian mulut.

“Bu Farida sempat dirawat di Puskesmas Umbulsari, lukanya di area mulut, kayaknya karena kena pukul di mulut. Tidak sampai kena bacok,” ujarnya.

Diketahui, Hakiki juga mengalami luka tembak saat hendak diamankan oleh polisi. Hakiki akhirnya dilarikan ke ruang ICU Rumah Sakit dr Soebandi untuk mendapatkan perawatan (operasi).

Baca Juga: Pria di Jember Bacok Keluarga dan Tetangga hingga Tewaskan 2 Orang, Ternyata Ini Motifnya

Namun, Hakiki tidak sempat dioperasi, kondisinya memang sudah sangat kritis dan pada akhirnya meninggal dunia.

“Kondisinya memang sudah kritis, yang bersangkutan memang disarankan untuk dioperasi. Namun, Hakiki meninggal dunia tadi malam dan tadi sudah dimakamkan,” papar salah satu anggota keluarga Hakiki, Hartono.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jember membenarkan bahwa pelaku memang mengalami dua luka tembakan di kaki dan pinggang.

Baca Juga: Bupati Jember Gus Fawait Segera Rotasi Pejabat Eselon II, Anggota Komisi A DPRD: Jangan Sampai Ada Titipan atau Transaksional

“Pelaku memang mendapat dua luka tembak, di kaki dan pinggang (perut),” ungkapnya.

Angga menambahkan, kendati pelaku telah meninggal dunia, pihaknya akan tetap melanjutkan penyelidikan secara mendalam pada kasus tersebut. Memeriksa para saksi dan mencari tahu apakah ada pihak lain yang terlibat.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X