SketsaNusantara.id - Setelah desakan yang begitu masif, akhirnya Prabowo Subianto dan jajarannya secara resmi mencabut Izin Usaga Pertambangan (IUP) 4 tambang nikel di Raja Ampat.
Sementara itu, di Raja Ampat Papua saat ini terdapat 5 tambang nikel yang masih dalam status dihentikan sementara oleh Prabowo sejak Januari 2025 yang lalu.
5 tambang nikel di Raja Ampat tersebut adalah:
1. PT Gag Nikel
2. PT Anugerah Surya Pratama (ASP)
3. PT Nurham
4. PT Mulia Raymond Perkasa (MRP)
5. PT Kawei Sejahtera Mining (KSM)
Setelah didesak banyak pihak akhirnya Presiden Prabowo Subianto kini telah resmi mencabut empat Izin Usaha Pertambangan (IUP) di wilayah Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya.
Keputusan ini diambil setelah rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Prabowo pada Senin, 9 Juni 2025.
Dilansir dari SketsaNusantara.id dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, ada 4 perusahaan tambang yang kini dicabut izinnya, yakni:
1. PT Anugerah Surya Pratama (ASP)
Artikel Terkait
Aktivitas Tambang Nikel di Raja Ampat jadi Ancaman Serius, Kementerian Lingkungan Hidup Lakukan Pengawasan secara Ketat
Bela PT Gag? Pernyataan Ketua PBNU Gus Fahrur Soal Tambang Nikel di Raja Ampat Panen Hujatan, Netizen: Kyai Kok Masih Memperkaya Diri
Bakal Awasi 4 Perusahaan Tambang yang Beroperasi di Raja Ampat, Menteri KLH Hanif Faisol Sebut Ada Dugaan Pelanggaran Aturan?
Polemik Tambang Nikel di Raja Ampat, Keuskupan Katolik di Timika Ikut Bersuara
Cinta Laura Beri Pesan Menohok Soal Tambang Nikel di Raja Ampat Papua hingga Netizen Colek Prabowo, CLK: Berapa Nilai 1 Nyawa Manusia?
4 Komisaris PT Gag Pemilik Izin Tambang Nikel di Raja Ampat, Ada Ulama Beristri Dua, Pensiunan Jenderal hingga Anak Buah Bahlil Lahadalia