Jumat, 19 Juni 2026

Heboh Kemunculan Angin Puting Beliung di Laut Situbondo Bikin Warganet Khawatir Merembet ke Daratan, Begini Penjelasan BMKG

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Jumat, 30 Mei 2025 | 17:30 WIB
Ilustrasi angin puting beliung yang terjadi di permukaan laut dan bikin geger warga Situbondo (Freepik/EyeEm)
Ilustrasi angin puting beliung yang terjadi di permukaan laut dan bikin geger warga Situbondo (Freepik/EyeEm)

SketsaNusantara.id - Belum lama ini, warga Situbondo digegerkan dengan kemunculan angin puting beliung yang terjadi di atas laut.

Fenomena alam ini menjadi tontonan unik yang dapat diamati dari Pantai Pandean, Desa Wonorejo, kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Peristiwa ini terjadi pada hari Selasa, 27 Mei 2025 yang diabadikan salah satu warganet dan seketika beredar luas di media sosial.

Baca Juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Potensi Hujan di Beberapa Wilayah untuk Periode 27 Mei hingga 2 Juni 2025

Dalam video yang diunggah di akun Instagram @situbondoinfo, tampak sebuah pusaran angin terlihat muncul di atas permukaan laut. Fenomena alam ini sempat membuat ngeri para pengunjung apalagi terlihat awan gelap di sekitarnya.

Namun, pengunjung Pantai Pandean malah asyik mengabadikan momen unik tersebut karena tak bisa memungkiri penampakannya yang menakjubkan.

Bahkan ada warganet yang menyebut fenomena ini sebagai "jalan menuju langit", karena bentuknya yang menyerupai pipa panjang menjutai dari awan ke laut.

Baca Juga: Apa Itu Cloud Iridescence? Viral Fenomena Pelangi di Atas Awan Terjadi di Pangandaran, Ternyata Berdampak Buruk bagi Lingkungan, Ini Penjelasannya

Video yang merekam kejadian tersebut dengan cepat menyebar di media sosial dan memicu kekhawatiran akan potensi bahaya yang ditimbulkan, terutama jika merembet ke daratan. Para nelayan pun terlihat menepi karena fenomena ini bisa mengganggu aktivitas melaut.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena yang terjadi di Situbondo dikenal sebagai waterspout atau puting beliung air.

Dilansir SketsaNusantara.id dari situs resmi BMKG, Waterspout adalah pusaran angin yang terbentuk di atas perairan luas, seperti laut, danau, atau waduk. Fenomena ini mirip dengan puting beliung di daratan, namun terjadi di atas air.

Baca Juga: Hujan Lebat dan Angin Kencang di Jember Sebabkan Pohon Tumbang, Satu Pengendara Sepeda Listrik Jadi Korban

Hal ini juga biasa terjadi dan pernah ditemukan di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri pada tahun 2021 dan juga terjadi di Danau Toba tahun 2023 lalu.

BMKG menyebut fenomena pusaran angin puting beliung di atas air ini biasanya terjadi karena awan kumulonimbus dan dipicu dalam kondisi cuaca yang tidak stabil.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: bmkg.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X