SketsaNusantara.id - Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko, kembali ramai jadi sorotan publik. Kehadirannya dalam forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Senin malam, 15 Juni 2026, berujung ricuh hingga ia terpaksa dievakuasi dari lokasi acara.
Kericuhan dipicu oleh pernyataan Budiman di atas panggung yang menyinggung mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto. Alih-alih meredakan suasana, pernyataan tersebut justru memancing kemarahan ratusan mahasiswa yang hadir.
Budiman kemudian digeruduk peserta diskusi, sempat diteriaki sebagai "pengkhianat reformasi" hingga akhirnya diusir dari forum yang tengah berlangsung. Momen tersebut seketika jadi perbincangan hangat di media sosial.
Namun, ini bukan kali pertama Budiman Sudjatmiko memicu polemik. Sosok yang dahulu dikenal sebagai aktivis vokal penentang rezim Orde Baru itu kerap melontarkan gagasan maupun mengambil langkah politik yang memicu perdebatan dan kritik publik.
Berikut sederet kontroversi Budiman Sudjatmiko yang dirangkum SketsaNusantara.id dari berbagai sumber dan rekam jejak digital yang kembali ramai diperbincangkan publik.
1. Mendukung Prabowo hingga Dipecat PDIP (2023)
Nama Budiman Sudjatmiko mendadak ramai jadi sorotan setelah resmi dipecat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada pertengahan 2023.
Pemecatan tersebut terjadi setelah Budiman secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Prabowo Subianto pada Pilpres 2024.
Langkah itu dinilai ironis oleh banyak pihak dan memicu kritik dari sejumlah aktivis reformasi 1998. Pasalnya, pada Pilpres 2014 dan 2019, Budiman termasuk figur yang cukup lantang mengkritik Prabowo terkait isu pelanggaran HAM masa lalu.
Perubahan sikap politik tersebut membuat sebagian kalangan menilai Budiman telah meninggalkan nilai-nilai perjuangan reformasi yang selama ini melekat pada dirinya.
Sebagai mantan aktivis yang pernah melawan rezim Orde Baru, langkah politiknya memicu kekecewaan luas di kalangan mahasiswa dan aktivis, bahkan sampai dianggap sebagai "pengkhianat reformasi" karena mendukung figur-figur yang dinilai berseberangan dengan cita-cita reformasi 1998.
2. Proyek Bukit Algoritma (2021)
Pada tahun 2021, Budiman Sudjatmiko menginisiasi proyek ambisius yang dinamai Bukit Algoritma. Proyek ini digadang-gadang sebagai "Silicon Valley versi Indonesia" yang akan menjadi pusat pengembangan teknologi dan industri 4.0 di Sukabumi, Jawa Barat.
Artikel Terkait
Inilah Jabatan Raffi Ahmad, Gus Miftah hingga Budiman Sudjatmiko yang Dilantik Presiden Prabowo Subianto Hari Ini
Dokumen Hasto Klaim Berisikan Kejahatan Pejabat Indonesia, Budiman Sudjatmiko: Laporkan Saja ke APH
Sederet Kontroversi Amien Rais: Sebut Jokowi Pecinta PKI hingga Tuding Seskab Teddy Penyuka Sesama Jenis yang Dianggap Menyebarkan Kebencian
Jejak Kontroversi Nanik S Deyang Disorot Lagi, Kini Ditunjuk Jadi Kepala BGN Pengelola Program Makan Bergizi Nasional
Bukan Hanya Soal BBM, Prabowo Disebut Sedang Menyiapkan Reformasi Besar agar Indonesia Tak Lagi Bergantung pada Energi Impor