Terlebih yang berhubungan langsung dengan kegiatan pemusnahan tersebut.
Puan mengungkapkan bahwa pihak yang terlibat untuk bertanggung jawab terhadap kejadian tersebut.
Ledakan terjadi sekitar 9.30 ketika TNI memusnahkan amunisi yang kadaluarsa oleh jajaran Gudang Pusat Amunisi 3 Pusat Peralatan.
Menurut keterangan dari konferensi pers TNI AD, insiden terjadi ketika petugas mempersiapkan denotator pada lubang kedua.
Tanpa peringatan, ledakan tersebut terjadi dan menewaskan belasan korban di lokasi kejadian.
Pihak TNI sendiri telah menyampaikan duka mendalam dan berjanji akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh.
Tragedi ini menjadi sorotan publik, terutama terkait belasan korban yang meninggal.
Tidak hanya itu saja, publik juga menyoroti prosedur keamanan selama proses pemusnahan amunisi hingga menimbulkan korban jiwa.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Sah! Dokter Kandungan di Garut, Muhammad Syafril Firdaus Resmi Jadi Tersangka, Ini Pasal yang Menjerat
Kronologi Ledakan Amunisi Tak Layak Pakai di Garut, 4 Anggota TNI AD dan 9 Warga Sipil Jadi Korban, Apa Penyebabnya?
5 Fakta Pemusnahan Amunisi Tak Layak Pakai di Garut Sebabkan 13 Orang Meninggal Dunia: Warga Sipil Ikut Jadi Korban, Ini Penyebabnya
Viral Video Sebelum Ledakan Amunisi Kadaluarsa TNI AD di Garut, Belasan Warga Diduga Ikuti Proses Pembongkaran Bahan Peledak, Netizen Pertanyakan SOP
Ledakan Amunisi Menelan Korban Jiwa di Garut, Ini Prosedur Pemusnahan Amunisi Tak Layak Pakai Berdasarkan Juklak Kementerian Pertahanan RI