Kamis, 4 Juni 2026

5 Fakta Pemusnahan Amunisi Tak Layak Pakai di Garut Sebabkan 13 Orang Meninggal Dunia: Warga Sipil Ikut Jadi Korban, Ini Penyebabnya

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Selasa, 13 Mei 2025 | 06:55 WIB
Ilustrasi Pemusnahan Amunisi tak layak pakai oleh TNI AD di Garut yang menyebabkan 13 orang meninggal dunia termasuk 4 TNI AD dan 9 warga sipil (tniad.mil.id)
Ilustrasi Pemusnahan Amunisi tak layak pakai oleh TNI AD di Garut yang menyebabkan 13 orang meninggal dunia termasuk 4 TNI AD dan 9 warga sipil (tniad.mil.id)

SketsaNusantara.id - Kabar duka tengah menyelimuti Kabupaten Garut, Jawa Barat. Pada hari Senin, 12 Mei 2025, terjadi sebuah ledakan dahsyat yang mengguncang Desa Sagara, tepatnya di Kecamatan Cibalong, Garut, Jawa Barat.

Insiden tragis ini terjadi saat kegiatan pemusnahan amunisi tidak layak pakai oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).

Peristiwa ini menewaskan 13 orang, termasuk anggota TNI AD dan warga sipil. Peristiwa ini menjadi sorotan publik karena dampaknya yang memilukan dan membuat Kementerian Pertahanan RI berduka.

Baca Juga: Kronologi Ledakan Amunisi Tak Layak Pakai di Garut, 4 Anggota TNI AD dan 9 Warga Sipil Jadi Korban, Apa Penyebabnya?

"Keluarga besar Kementerian Pertahanan menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya para prajurit dan warga sipil dalam insiden ledakan saat pemusnahan amunisi kedaluwarsa di Kabupaten Garut," tulis Kementerian Pertahanan RI melalui akun Instagram @kemhanri yang diunggah hari Senin, 12 Mei 2025.

"Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan tempat terbaik bagi para prajurit dan warga sipil yang wafat, serta kekuatan dan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan," imbuhnya.

Meski prosedur pemusnahan amunisi ini dilakukan sesuai SOP dan sudah pernah rutin dilakukan, namun ledakan ini tak terhindarkan hingga menelan banyak korban jiwa.

Dihimpun SketsaNusantara.id dari situs resmi Kementerian Pertahanan RI dan akun Instagram TNI AD serta berbagai sumber, berikut sederet fakta-fakta penting terkait kejadian ini.

Baca Juga: 5 Fakta Kebakaran Truk TNI Muat Amunisi di Tol Gempol Arah Malang: Kronologi hingga Update Kondisi Lalu Lintas, Ada Korban Jiwa?

1. Kronologi Kejadian

Menurut Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, kegiatan pemusnahan amunisi dilakukan oleh personel Gudang Pusat Amunisi III Pusat Peralatan TNI AD di lahan milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Garut pada hari Senin, 12 Mei sekitar pukul 09.30 WIB.

Pemusnahan amunisi tak layak pakai dilakukan dalam sumur-sumur yang telah disiapkan, dengan dua sumur pertama berhasil diledakkan menggunakan detonator sesuai prosedur.

Namun, saat personel tengah mengisi sumur untuk pemusnahan detonator ke dalam sumur ketiga, tiba-tiba ledakan terjadi.

Ledakan awal ini dianggap bagian dari prosedur normal, tetapi situasi berubah tragis ketika ledakan susulan terjadi.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Instagram @kemhanri, Instagram @tni_angkatan_darat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X