Kamis, 4 Juni 2026

Tegaskan Kepala Sekolah Sudah Patuhi SE, Uang Tak Kembali Penuh dan Mental Peserta Didik Jadi Alasan SMPN 2 Jember Tetap Study Tour

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Selasa, 13 Mei 2025 | 16:24 WIB
Para siswa SMPN 2 Jember saat berlibur di Tanah Lot, Bali.  (Paguyuban Wali Murid SMPN 2 Jember )
Para siswa SMPN 2 Jember saat berlibur di Tanah Lot, Bali. (Paguyuban Wali Murid SMPN 2 Jember )

SketsaNusantara.id - Ramai beredar pemberitaan terkait dengan SMPN 2 Jember yang dinilai melanggar SE Bupati Jember terkait dengan pembatasan tujuan study tour ke luar Jember. Lantas, bagaimana tanggapan para wali murid?

Yuli Witono, Ketua Paguyuban Wali Murid SMPN 2 Jember buka suara, Selasa, 13 Mei 2025, dia menjelaskan bahwa kegiatan study tour tersebut sudah dirancang dan direncanakan saat anak siswa-siswi SMPN 2 Jember kelas IX itu baru bersekolah.

"Dikumpulkan dengan cara menabung sejak tiga tahun lalu," ungkapnya.

Baca Juga: Dilarang Study Tour, SMP Negeri 2 Jember Tetap Laksanakan Perjalanan ke Bali, Ini Pernyataan Kepala Sekolah...

Jadi, tidak gelondongan membayar utuh saat hendak menggelar study tour. Tujuannya, untuk meringankan siswa dan wali murid SMPN 2 Jember.

Kegiatan itu selanjutnya disiapkan semakin intens menjelang pelaksanaan study tour, tepatnya pada Januari 2025.

"Kami sudah melaksanakan perencanaan matang dengan pihak travel agent, yang kebetulan punya alumni SMPN 2 Jember," katanya.

Baca Juga: Wacana Pembatasan Tujuan Study Tour Perlu Dipertimbangkan, Ini Pandangan Wali Murid

Pihaknya menyepakati beberapa hal termasuk tujuan, penginapan, konsumsi, dan lain sebagainya.

"Wali murid dan siswa setuju. Dilaksanakan setelah ujian akhir agar tidak menggangu kegiatan akademik," tuturnya.

Di tengah perjalanan, ternyata ada SE bupati terkait dengan adanya kebijakan penundaan study tour tersebut.

Baca Juga: Pro-Kontra SE Bupati Jember, Begini Komentar Soal Pembatasan Tujuan Study Tour

"Tentu kami harus mendukung karena spiritnya sangat bagus," tegasnya.

"Namun, SE itu sangat mepet. Tanggal 10 Mei pagi, wali murid diundang. Sekolah menyampaikan informasi bahwa studi tur tidak boleh dilakukan," ujarnya.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X