Minggu, 19 Juli 2026

Dilarang Study Tour, SMP Negeri 2 Jember Tetap Laksanakan Perjalanan ke Bali, Ini Pernyataan Kepala Sekolah...

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Senin, 12 Mei 2025 | 12:18 WIB
keberangkatan siswa SMPN 2 Jember ke Bali. (Angga Juli Setiawa/SketsaNusantara.id )
keberangkatan siswa SMPN 2 Jember ke Bali. (Angga Juli Setiawa/SketsaNusantara.id )

SketsaNusantara.id - Pemerintah Kabupaten Jember telah mengeluarkan Surat Edaran (SE), yang membatasi sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan (Dispendik) agar tidak melakukan kunjungan di luar daerah atau Study Tour.

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, kebijakan terkait dengan pembatasan kunjungan di luar daerah ini sudah disampaikan dalam Pro Gus E 100 pekan lalu.

"Kebijakan ini diambil dikarenakan ingin menjaga keselamatan siswa dan juga memaksimalkan, potensi wisata di Kabupaten Jember," ujarnya.

Baca Juga: Wacana Pembatasan Tujuan Study Tour Perlu Dipertimbangkan, Ini Pandangan Wali Murid

"Terlebih lagi tidak memberatkan bagi wali murid, yang menyiapkan sejumlah dana untuk study tour tersebut," ungkapnya.

Meskipun begitu, masih ada sekolah yang tetap melakukan kunjungan di luar daerah Jember.

Salah satu sekolah yang melakukan study tour ke Bali yakni, SMP Negeri 2 Jember yang sudah berangkat sejak semalam.

Baca Juga: Pro-Kontra SE Bupati Jember, Begini Komentar Soal Pembatasan Tujuan Study Tour

Diketahui, para wali murid dikenakan biaya untuk study tour sebesar Rp1.450.000 untuk persiapan berangkat ke Bali tersebut.

Kemudian, pemberangkatan siswa yang study tour ke Bali ini di tempatkan di sekitaran Universitas Jember.

"Harusnya berangkat hari Sabtu, tetapi ditunda dan diganti pada hari Minggu semalam," ungkap salah satu Wali Murid, yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga: Bupati Jember Gus Fawait Bikin SE Pembatasan Tujuan Study Tour, Sebab Utamakan Keselamatan dan Dongkrak Wisata Lokal

Sementara itu, Plt Sekretaris Dinas Pendidikan Nur Hafid mengaku tidak mengetahui jika masih ada sekolah yang memberangkatkan study tour tersebut.

"Kapan berangkatnya, apa memang sudah berangkat? Kami tidak mengetahui, tetapi bila ada informasi dan bukti bisa dikirimkan kepada kami agar bisa mengambil langkah selanjutnya," tuturnya.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X