SBY berpandangan bahwa ABRI di masa lalu sudah di reformasi terkait perannya sehingga sebagai orang yang ikut andil dalam reformasi tersebut, SBY tak mau apa yang dikoreksi sejarah pada orde baru itu akan terulang kembali.
"We have to respect democracy and justice freedom," ujar SBY berharap agar pemerintah dalam proses RUU TNI tetap mengedepankan dan menghormati nilai-nilai demokrasi, keadilan dan kebebasan.
Hal ini mencakup pentingnya menjaga keseimbangan antara peran militer dan sipil dalam pemerintahan.
SBY tetap menginginkan TNI yang kuat dan profesional, dan tetap pada tugas utamanya sebagai alat pertahanan negara.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Bintang Emon Beri Pesan Menohok untuk Buzzer yang Serang Balik Pakai 'Balasan Template' di Tengah Huru Hara RUU TNI, Netizen: Mending Kalian Tobat!
Tak Kunjung Disahkan, Apa Itu RUU Perampasan Aset? Kebijakan yang Dinilai Urgensinya Lebih Tinggi dan Lebih Penting Ketimbang RUU TNI
Daftar Jabatan Sipil yang Bisa Diduduki Prajurit Aktif Sebelum dan Sesudah Usulan Revisi UU TNI Pasal 47
Siapa Ketua Panja RUU TNI? Profil Utut Adianto, Mantan Grandmaster Indonesia yang Kini Jadi Ketua Komisi I DPR
5 Fakta Utut Adianto, Ketua Panja RUU TNI yang Jadi Sorotan, Mantan Grandmaster yang Gelar Rapat di Hotel Mewah Dekat Gedung DPR
Profil Rachel Maryam Sayidina, Anggota DPR RI yang Kabarnya Ikut Dalam Rapat Revisi UU TNI di Hotel Fairmont Jakarta