jelajah

Mengulik Asal Usul Daerah Gubed yang yang Jadi Saksi Bisu Perjuangan Pangeran Diponegoro di Jawa Tengah, Lokasinya Ada di...

Sabtu, 27 Juli 2024 | 21:15 WIB
Potret Desa Jatiluhur yang terdapat tempat bernama Gubed, jejak Pangeran Diponegoro melawan Belanda (kebumenkab.go.id)

Dalam napak tilas yang dilakukan pemilik kanal YouTube Roni Sadewo ditemukan jejak berupa makam dengan batu nisan kuno, yang dipercaya adalah makam para prajurit Pangeran Diponegoro.

Baca Juga: Tetap Tangguh Walau Fisik Sudah Renta, Beginilah Kehebatan Nyi Ageng Serang dalam Perang Jawa Bersama dengan Pangeran Diponegoro

Jejak makam-makam kuno tersebut berada di berbagai wilayah tanah Jawa, seperti di Bukit Menoreh di Magelang, di Lasem, Rembang, hingga beberapa daerah di Jawa Timur.

Makam-makam kuno tersebut sebagai bukti jejak Pangeran Diponegoro dalam pertempuran melawan penjajah Belanda yang ingin menguasai tanah Jawa.

Namun, Belanda mampu menguasai tanah Jawa dan membangun benteng-benteng di perbukitan atau dataran tinggi di Jawa Tengah.

Baca Juga: Makam Nyi Ageng Serang Ada di Mana? Putri dari Pangeran Natapraja dan Panglima Perang Diponegoro

Dengan membangun benteng dan dukungan pasukan bantuan, para penjajah Belanda lebih mudah dalam mengintai musuh-musuh dan sukses mengalahkan pasukan Diponegoro.

Meskipun telah berjuang dengan gigih selama 5 tahun, pada akhirnya Pangeran Diponegoro tertangkap oleh Belanda pada tahun 1830.

Pangeran Diponegoro diasingkan ke Batavia (Jakarta) dan kemudian dibuang ke Sulawesi Utara hingga wafat pada tahun pada tahun 1855 dan dimakamkan di Makassar.

Baca Juga: Sosok Tololiu Herman Willem Dotulong, Pernah Ukir Sejarah dalam Perlawanan Perang Diponegoro, Antek-Antek Belanda?

Perjuangan Pangeran Diponegoro telah menginspirasi banyak generasi. Beliau menjadi simbol perlawanan terhadap penjajahan dan bentuk semangat nasionalisme tinggi untuk memperjuangkan kemerdekaan dari para penjajah di tanah air.***

 

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Tags

Terkini