Walaupun begitu, ada beberapa daerah lain yang tidak selalu menggunakan tepung ketan sebagai bahan pembuatan minuman ini, melainkan memakai tepung beras.
Hal tersebut juga dimungkinan karena modifikasi masyarat di daerah tersebut yang lebih menyukai tepung beras atau karena hanya itu bahan yang tersedia atau lebih tepatnya sesuai selera masing-masing.
Wedang ronde khas Indonesia yang pada umumnya terdiri biasa tepung ketan yang diisi dengan kacang tumbuk dan kuahnya terbuat dari air gula jahe serta ditaburi kacang goreng dan irisan kolang-kaling.
Selain itu, ada juga yang menambahkan potongan roti tawar dan sereh, pandan, serta cengkeh dalam air rebusan kuah jahe tersebut.***