SketsaNusantara.id - Wedang Dongo, minuman khas Solo yang memiliki citarasa unik.
Solo tak hanya punya kekayaan budaya yang memikat. Kota Solo juga menyedot perhatian para penikmat kuliner nusantara.
Salah satunya Wedang Dongo, sajian hangat ini merupakan slah satu makanan tradisional khas Solo yang cocok disantap saat malam hari.
Kuahnya yang kental dipadu bola ketan dengan isian kacang yang ditumbuk halus membuat sajian ini semakin istimewa.
Sekilas penampakan Wedang Dongo mirip seperti wedang ronde.
Bedanya, kuah cokelat Wedang Dongo lebih kental dengan rasa jahe yang kuat.
Selain itu, bola ketan pada Wedang dongo jumlahnya lebih banyak dari satu porsi wedang ronde.
Dilansir SketsaNusantara.id dari laman Surakarta.go.id, Wedang Dongo sering disajikan dalam upacara keagamaan di Solo seperti Imlek yang menjadi sajian khusus.
Dalam semangkok Wedang Dongo kamu bisa menyantap taburan kacang, kolang-kaling, bola ketan dengan isian kacang yang ditumbuk halus, dan guyuran kuah coklat dari sari jahe yang kuat.
Untuk menikmatinya, kamu bisa mengunjungi warung Wedang Dongo yang berdiri sejak 1955 di Solo.
Baca Juga: Wajib Dipatuhi! Ini Larangan dan Aturan Khusus Peserta Kirab Pusaka Malam 1 Suro Keraton Solo 2024
Lokasinya ada di Jalan RE Martadinata, area Warung Miri, Solo, Jawa Tengah.
Tak cuma Wedang Dongo, warung tersebut juga menyediakan sajian komplit. Seperti sekoteng, wedang asle, hingga makanan ringan khas Solo.***
Artikel Terkait
Membongkar Kisah Megah Gedung Djoeang di Balik Sejarah Kota Solo yang Fungsinya Selalu Berubah-ubah
Moksa ke Gunung Lawu! Kerajaan Majapahit di Ujung Tanduk, Terbongkar Misteri Akhir Hayat Prabu Brawijaya V
Siapa Eyang Bancolono? Disebut Senopati Terakhir Majapahit yang Berkaitan Erat dengan Gunung Lawu
Mengulik Kisah Pertapaan Bancolono yang Penuh Mistik, Konon Ada Spot yang Jadi Tempat Sakral Keluarga Kerajaan Majapahit
Lokasi Masjid Gedhe Mataram Yogyakarta, Peninggalan Kerajaan Mataram Islam Tertua dengan Berbagai Pesona Budayanya
Siapa Mbah Wasil Syamsudin, Sosok yang Punya Andil dalam Ramalan Jayabaya Ini Guru Spiritual Raja Kerajaan Kediri?
5 Fakta Situs Setono Gedong Kediri: Wisata Religi hingga Makam Guru Spiritual Jayabaya, Makam Islam Tertua?