Saat pertemuan itu juga dibahas beberapa hal termasuk pembentukan menteri untuk Republik Indonesia yang saat itu sistem pemerintahannya presidentiil.
Kabinet pertama Indonesia tahun 1945, Supriyadi ditunjuk oleh Bung Karno sebagai Menteri Pertahanan yang saat itu namanya Menteri Keamanan Rakyat.
Setelah ditugaskan oleh Ir. Soekarno, Supriyadi bolak-balik dari Semarang ke Jakarta karena belum diberikan kantor untuk bertugas.
Ketika itu pun Presiden dan Wakil Presiden pun juga masih belum memiliki kantor, Bung Karno masih tinggal di rumahnya, belum menempati istana.
Sejak Supriyadi ditunjuk jadi Menteri Pertahanan, mulailah dibentuk cikal-bakal polisi dan tentara yang bernama Badan Keamanan Rakyat atau BKR.
BKR merupakan awal mula TNI terbentuk dan sebelum ada Instansi Polisi dibentuklah Polisi Istimewa.
Tetapi, di sebagian sumber lain menyebutkan setelah diangkat menjadi Menteri Pertahanan, Supriyadi menghilang tanpa jejak.
Akhirnya, Ir. Soekarno melantik Menteri Pertahanan baru saat itu menggantikan Supriyadi, Muhammad Sulitoadikusumo.***