Saat pertemuan itu juga dibahas beberapa hal termasuk pembentukan menteri untuk Republik Indonesia yang saat itu sistem pemerintahannya presidentiil.
Kabinet pertama Indonesia tahun 1945, Supriyadi ditunjuk oleh Bung Karno sebagai Menteri Pertahanan yang saat itu namanya Menteri Keamanan Rakyat.
Setelah ditugaskan oleh Ir. Soekarno, Supriyadi bolak-balik dari Semarang ke Jakarta karena belum diberikan kantor untuk bertugas.
Ketika itu pun Presiden dan Wakil Presiden pun juga masih belum memiliki kantor, Bung Karno masih tinggal di rumahnya, belum menempati istana.
Sejak Supriyadi ditunjuk jadi Menteri Pertahanan, mulailah dibentuk cikal-bakal polisi dan tentara yang bernama Badan Keamanan Rakyat atau BKR.
BKR merupakan awal mula TNI terbentuk dan sebelum ada Instansi Polisi dibentuklah Polisi Istimewa.
Tetapi, di sebagian sumber lain menyebutkan setelah diangkat menjadi Menteri Pertahanan, Supriyadi menghilang tanpa jejak.
Akhirnya, Ir. Soekarno melantik Menteri Pertahanan baru saat itu menggantikan Supriyadi, Muhammad Sulitoadikusumo.***
Artikel Terkait
Fakta di Balik Sakera, Maskot KPU Kabupaten Pasuruan untuk Pilbup 2024, Sosok Pahlawan Penentang Penjajah Belanda
Disambut Bak Pahlawan, Inilah Detik-Detik Pegi Setiawan Pulang ke Kampung Halaman
Kematian Tragis Raden Trunojoyo, Pahlawan Madura yang Memberontak dan Menggulingkan Amangkurat I Kerajaan Mataram
Siapa Pangeran Trunojoyo? Simak Kisah Perlawanan Tangguh Pahlawan Kebanggaan Madura yang Berani Menentang Penjajah
Siapa Ratu Kalinyamat? Kisah Pahlawan Nasional Wanita Pemberani dari Jepara, Penakluk Portugis dalam Pertempuran...
Jasa-Jasa Ratu Kalinyamat, Sosok Pahlawan Nasional Perempuan dari Jepara yang Melawan Penjajahan Portugis
Siapa Ida Dewa Agung Jambe? Sosok Pahlawan Nasional dari Klungkung Bali yang Gugur dalam Perang Puputan Melawan Belanda
Siapa Mohammad Tabrani? Sang Pemersatu Bahasa, Pahlawan Nasional dari Pamekasan Madura
Siapa Bataha Santiago? Pahlawan Nasional Pulau Sangihe yang Mengusung Gagasan Banala Pesasumbalaeng
Bura, Pahlawan Jember yang Mati Sadis di Tangan Belanda, Pendekar Bercelurit yang Kebal Senjata hingga Tak Punya Makam