SketsaNusantara.id - Syekh Abdul Muhyi Pamijahan merupakan tokoh yang terkenal sebagai waliyullah pun turut berperan penting dalam penyebaran agama Islam.
Sebagai waliyullah, Syekh Abdul Muhyi Pamijahan membawa dan menyebarkan Islam di masa pemerintahan Sukapura.
Biografi singkatnya, Syekh Abdul Muhyi Pamijahan merupakan putra dari pasangan Sembah Lebe Wartakusumah dengan Raden Ajeng Tangan Ziah yang keduanya merupakan keturunan bangsawan.
Syekh Abdul Muhyi Pamijahan memiliki nama sapaan lain ialah Haji Karang yang ia dapatkan dari tempat tinggalnya yakni Goa Pamijahan yang berbentuk batu karang.
Menurut kisah sejarahnya, Syekh Abdul Muhyi Pamijahan menyebarkan ajaran Islam tentang tarekat Syathariyah dan agama Tauhid di perkampungan yang dibuatnya bernama Safar Wadi.
Diketahui, bahwa Syekh Abdul Muhyi Pamijahan wafat di usia 80 tahun pada 1730 M atau 1151 H, pemakaman waliyullah ini sekarang menjadi objek wisata religi yang terus dikunjungi oleh peziarah.
Baca Juga: Siapa Syekh Abdul Muhyi Pamijahan? Tokoh Islam Bernazab Sampai ke Rasulullah SAW
Dikutip SketsaNusantara.id dari YouTube Nurkamal TV, lokasi makam Syekh Abdul Muhyi Pamijahan berada di Bantar Kalong, Tasikmalaya bagian selatan.
Makam Syekh Abdul Muhyi berada jauh di atas bukit dikelilingi dengan hamparan sawah yang subur.
Kompleks makam Syekh Abdul Muhyi Pamijahan terdiri dari makam Syekh Abdul Muhyi, Sembah Dalem Sacaprana (mertua), Raden Ajeng Tanganziah (ibu kandung) dan makam Sembah Dalem Yudanegara (paman Syekh Abdul Muhyi).
Sebelum sampai di makam Syekh Abdul Muhyi Pamijahan, peziarah akan menjumpai sebuah pusat perbelanjaan lingkup kecil.
Kebanyakan peziarah datang ke makam Syekh Abdul Muhyi Pamijahan pada malam hari atau lewat pukul 23:00 WIB.