Selanjutnya, aktivitas vulkanik gunung Semeru dari tahun 1945-1947, 1950-1955, 1957-1960 juga berhasil didokumentasikan.
Selain aktif, erupsi Gunung Semeru juga kerap disertai awan panas dengan jarak bervariasi.
Guguran awan panas yang terjauh terjadi pada erupsi tanggal 1 Desember 1977.
Saat itu, guguran lava menghasilkan awan panas guguran dengan jarak hingga 10 kilometer di Besuk Kembar.
PVMBG juga mencatat sejumlah aktivitas gunung Semeru yang terjadi pada tahun 1990, 1992, 1994, 2002, 2004, 2005, 2007 dan 2008.
Selain hampir erupsi setiap tahun, Gunung Semeru juga kerap meletus beberapa kali dalam setahun.
Seperti pada 2008 lalu, terjadi beberapa kali erupsi dalam rentang waktu 15-22 Mei.
Berdasarkan data PVMBG, aktivitas Gunung Semeru berada di kawah Jonggring Seloko yang berada di sisi tenggara puncak.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!