Kamis, 4 Juni 2026

Apa Itu Dwarapala? Inilah Sosok Penjaga Menyeramkan di Bagian Luar Suatu Bangunan Suci Umat Hindu atau Buddha

Photo Author
Sinta Dewi Utami, Sketsa Nusantara
- Selasa, 15 Oktober 2024 | 08:00 WIB
Patung Dwarapala di komplek candi Plaosan, Klaten. (Instagram.com/@windaprasadhy)
Patung Dwarapala di komplek candi Plaosan, Klaten. (Instagram.com/@windaprasadhy)

 

SketsaNusantara.id- Dwarapala dikenal sebagai sosok penjaga pintu yang diyakini dalam ajaran agama Hindu dan Buddha.

Melalui seni patung, dwarapala menjadi salah satu elemen penting pada sebuah bangunan keagamaan dan digambarkan dalam bentuk manusia atau monster yang menyeramkan.

Biasanya, dwarapala diletakkan di bagian luar candi, kuil atau bangunan lainnya yang difungsikan sebagai pelindung bagi suatu tempat suci atau keramat berdasarkan penelusuran SketsaNusantara.id dari website p2k.stekom.ac.id.

Baca Juga: Cerita Panji, Kisah Cinta Populer dari Tanah Jawa yang Terpahat di Candi Era Majapahit, Karya Sastra Bernuansa Nusantara

Jika di Pulau Jawa dan Bali, arca dwarapala terlihat berbadan gemuk dengan posisi tubuh setengah berlutut serta menggenggam senjata gada.

Dwarapala juga dapat ditemukan di negara lain seperti Kamboja dan Thailand.

Arca penjaga di sana justru berperawakan lebih langsing dengan posisi tubuh tegak lurus dan memegang sebuah gada di tengah tepat di antara kedua kakinya.

Baca Juga: Situs Candi Kimpulan Sebagai Tanda Nuansa Pendidikan yang Nyempil di Area Kampus UII Yogyakarta, Gaya Arsitekturnya Tak Lazim?

Arca tersebut dijadikan figur penjaga keraton di dalam budaya Jawa, contohnya dapat ditemukan di gerbang masuk Keraton Yogyakarta dan gerbang Kamandungan Lor Keraton Surakarta.

Arca Dwarapala terbesar di Pulau Jawa terdapat di Singosari yang dibangun dengan bahan batu andesit utuh dan tingginya mencapai 3,7 meter.

Jumlah arca dwarapala tergantung dari besar kecilnya suatu bangunan suci atau kuil yakni hanya sendirian, sepasang, atau berkelompok.

Baca Juga: Hal Tersembunyi Candi Mantup yang Kini Hanya Berwujud Sisa Reruntuhan, Ternyata Berfungsi Menggelar Upacara Ini...

Bangunan suci yang ukurannya kecil hanya mempunyai satu dwarapala, sedangkan yang ukurannya besar bisa diletakkan sepasang dan berkelompok.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X