SketsaNusantara.id- Candi Pamotan merupakan dua bangunan kuno yang berlokasi di Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Dua bangunan yang dimaksud tersebut adalah adanya dua buah candi yang tediri atas Candi Pamotan I dan Candi Pamotan 2, di mana jaraknya sekitar 50 meter.
Dua bangunan pada Candi Pamotan ini juga diketahui telah menjadi salah satu cagar budaya yang diresmikan oleh pemerintah Kabupaten Sidoarjo.
Candi Pamotan pertama kali diteliti oleh seorang Belanda bernama GLA Brandes pada tahun 1903 silam yang dikutip SketsaNusantara.id dari website p2k.stekom.ac.id.
Hal tersebut didasarkan atas catatan yang dituliskan oleh penilik kebudayaan yaitu Walujo BA.
Tetapi candi ini tak pernah dikunjungi lagi hingga tahun 1921 dan baru pada tahun 1923, seorang ahli purbakala bernama NJ Krom menulis tentang bangunan suci itu.
Baca Juga: Kaya akan Relief dan Simbol-simbol, Inilah Candi Penataran Peninggalan Kerajaan Kediri
Menurut tulisan dari Krom, bentuk dan struktur bangunan Candi Pamotan dikatakan mempunyai kemiripan dengan pada candi lainnya di wilayah Jawa Timur.
Selain itu, Candi Pamotan tersebut diperkirakan berasal dari masa kekuasaan Kerajaan Majapahit dahulu yang terlihat dari gayanya.
Candi Pamotan I dan Candi Pamotan berukuran hampir sama dengan bentuk persegi atau bujur sangkar.
Ukuran Candi Pamotan I memiliki panjang 4,84 meter dengan lebar 4,78 meter.
Sementara untuk Candi Pamotan II berukuran panjang 4,75 meter dan lebar 4,30 meter.
Artikel Terkait
Disebut Sebagai Death Monument di Sumatera Selatan, Inilah Candi Peninggalan Hindu Terbesar di Luar Pulau Jawa
Fungsi Pendirian Candi Penampihan Sejak Era Kerajaan Mataram Kuno, Konon Saat Diresmikan Digelar Acara Ini...
Kisah dan Makna yang Tersimpan dari Hiasan Relief pada Candi Sirah Kencong di Blitar, Lokasinya Indah dan Sejuk!
Jejak Kerajaan Singasari di Malang, Bisa Bikin Awet Muda? Terbongkar Sederet Mitos yang Tersembunyi di Balik Candi
Inilah Wujud Keadaan Candi Bocok Situs Kuno dari Masa Raja Hayam Wuruk, Benarkah Ada Arca Kepercayaan Dewaraja?